Berita

Pasangan Dharma Pongrekun-Kun Wardana, saat berpidato usai Pengesahan Nomor Urut Cagub-Cawagub DKI Jakarta 2024, di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, Jalan Salemba Raya, Senen, Jakarta Pusat, Senin (23/9)/Repro

Politik

Pilkada Jakarta 2024

Dharma-Kun: Kami Kuda Hitam

SENIN, 23 SEPTEMBER 2024 | 23:59 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pasangan Dharma Pongrekun-Kun Wardana yang ditetapkan sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur (cagub-cawagub) Jakarta nomor urut 2, melabelkan diri sebagai kuda hitam.

Hal tersebut disampaikan Dharma saat berpidato usai Pengesahan Nomor Urut Cagub-Cawagub Jakarta 2024, di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta, Jalan Salemba Raya, Senen, Jakarta Pusat, Senin (23/9).

"Baju kami hitam. Tandanya kami kuda hitam," ujar Dharma didampingi Kun di atas panggung.


Dharma mengklaim, label yang dia sebutkan tersebut diperkenalkan dan dipopulerkan bukan karena keinginannya sendiri, sehingga dijadikan sebagai identitas calon gubernur yang berpasangan bersama Kun.

"Bukan kami yang menyebutkan, tetapi opini yang dibangun bahwa kami Kuda Hitam," jelasnya.

Bahkan, dia merasa label Kuda Hitam pantas dipakainya karena seorang tokoh nasional yang merupakan seniornya di Kepolisian menganggapnya layak.

"Barusan kami dibisikkan oleh kakak asuh saya yang ada di depan saya, Pak Iwan Bule (Mochamad Iriawan)," ucap Dharma sembari menunjuk Iwan Bule yang hadir dalam acara dan duduk di barisan pendukung pasangan cagub-cawagub Ridwan Kamil-Suswono.

Dalam pengundian nomor urut cagub-cawagub Jakarta malam ini, Dharma Pongrekun-Kun Wardana mendapat nomor urut 2.

Sementara, pasangan Ridwan Kamil-Suswono mendapat nomor urut 1, dan pasangan Pramono Anung-Rano Karno nomor urut 3. 

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya