Berita

Wakil Presiden AS, Kamala Harris/AP

Dunia

PEMILU AMERIKA SERIKAT

Harris Ungguli Trump di Dua Jajak Pendapat

SENIN, 23 SEPTEMBER 2024 | 14:22 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Wakil Presiden Amerika Serikat, Kamala Harris mengungguli saingannya Donald Trump di sejumlah jajak pendapat yang dilakukan kantor berita ternama di negara itu.

Survei NBC News yang dirilis hari Minggu (22/9) menunjukkan bahwa Harris telah unggul 5 poin persentase dari Trump dengan 49 persen lawan 44 persen. 

Dikatakan bahwa para responden memandang Harris lebih positif sejak ia muncul sebagai kandidat Demokrat untuk pemilihan presiden AS November mendatang.


"Sejak Harris mencalonkan diri, 48 persen dari 1.000 pemilih terdaftar yang disurvei mengatakan pandangan mereka positif dibandingkan dengan 32 persen pada bulan Juli," ungkap NBC.

Sementara itu, ketika ditanya tentang Trump, 40 persen responden mengatakan mereka memandangnya positif dibandingkan dengan 38 persen pada bulan Juli.

Jajak pendapat CBS News yang terpisah juga menyatakan Harris mengungguli Trump dengan 4 poin persentase, 52 persen berbanding 48 persen, di antara para pemilih potensial, dengan margin kesalahan plus atau minus 2 poin persentase.

Survei ini dilakukan setelah dugaan percobaan pembunuhan kedua terhadap Trump pada tanggal 17 September di Florida.

Temuan tersebut secara umum sejalan dengan jajak pendapat nasional terkini lainnya, termasuk yang dilakukan oleh Reuters/Ipsos, yang menunjukkan persaingan ketat menjelang pemilihan umum 5 November.

Meskipun Harris unggul, kedua kandidat presiden tetap terlibat dalam pertarungan ketat. Untuk Pemilu 2024, tujuh negara bagian yang menjadi penentu adalah Arizona, Georgia, Michigan, Nevada, North Carolina, Pennsylvania, dan Wisconsin.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya