Berita

CEO BAC Consulting, Cristiana Barsony-Arcidiacono/Net

Dunia

Perempuan Cantik Misterius Pemilik BAC Consulting Diduga Agen Mossad

MINGGU, 22 SEPTEMBER 2024 | 16:02 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Nama Cristiana Barsony-Arcidiacono mencuat setelah perusahaan BAC Consulting miliknya diduga memproduksi ribuan pager yang meledak di Lebanon baru-baru ini.

Mengutip Reuters pada Minggu (22/9), Cristiana mengatakan bahwa BAC memang melisensikan desain pager dari produsen asli di Taiwan, Gold Apollo, tetapi membantah telah memproduksinya.

Dia menegaskan bahwa BAC Consulting adalah perusahaan perantara yang tidak memiliki pabrik manufaktur di Hongaria.


"Saya hanya perantara. Saya pikir Anda salah," tegasnya dalam sebuah pernyataan kepada NBC News.

Kendati demikian, laporan New York Times mengaitkan BAC Consulting dengan agen mata-mata Israel Mossad.

Dikatakan bahwa BAC sengaja dibentuk oleh Mossad untuk menyisipkan bahan peledak di dalam kerangka pager yang akan dikirimkan ke Hizbullah.

"BAC Consulting adalah bagian dari kedok yang dibentuk oleh tokoh-tokoh intelijen Israel. Dua perusahaan cangkang lainnya juga dibuat untuk membantu menutupi hubungan antara BAC dan Israel," ungkap laporan tersebut.

Laporan tersebut membuat media menyorot lebih jauh tentang siapa sebenarnya Cristiana yang merupakan CEO BAC.

Wawancara Reuters dengan kenalan dan mantan rekan kerja Cristiana menggambarkan perempuan itu sebagai sosok yang cerdas dan mengesankan.

Pemilik BAC itu disebut tampak seperti seseorang yang selalu antusias mencoba sesuatu yang baru dan mudah percaya pada hal-hal baru.

Kilian Kleinschmidt, mantan administrator kemanusiaan PBB yang mempekerjakan Cristiana pada tahun 2019 mengaku menyesal pernah merekrutnya setelah adanya perselisihan tentang masalah pengelolaan staf hingga perempuan itu dipecat sebelum masa kontraknya habis.

Cristiana yang tinggal di Budapest, dikenal sebagai sosok yang baik, tidak berisik tetapi komunikatif oleh tetangga sekitar rumahnya.

Teman sekolahnya mengatakan di masa lalu Cristiana merupakan sosok pendiam, tetapi ia tumbuh di keluarga yang berkecukupan dengan ayah pekerja dan ibu rumah tangga di Santa Venerina, dekat Catania di Sisilia timur.

Cristiana mampu berbicara dengan tujuh bahasa dan pada awal tahun 2000-an, dia meraih gelar doktor dalam bidang fisika di Universitas College London (UCL).

Namun, tampaknya setelah lulus ia tidak mengejar karier ilmiah.

"Sejauh yang saya tahu, ia (Cristiana) tidak melakukan pekerjaan ilmiah sejak saat itu," Akos Torok, seorang fisikawan pensiunan yang merupakan salah satu profesornya di UCL.

Dalam CV terpisah di situs web BAC Consulting, ia menggambarkan dirinya sebagai "Anggota Dewan di Earth Child Institute," sebuah lembaga amal pendidikan dan lingkungan di New York.

Pendiri kelompok tersebut, Donna Goodman, mengatakan bahwa Cristiana tidak pernah memegang jabatan apa pun di sana.

"Ia adalah teman dari seorang teman anggota dewan, dan menghubungi kami tentang lowongan pekerjaan pada tahun 2018. Tetapi ia tidak pernah diundang untuk melamar," , kata Goodman.

CV itu juga menggambarkannya sebagai mantan "Manajer Proyek" di Badan Energi Atom Internasional (IAEA) pada tahun 2008-2009, yang menyelenggarakan konferensi penelitian nuklir.

IAEA mengatakan catatannya menunjukkan bahwa ia telah magang di sana selama delapan bulan.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya