Berita

Ilustrasi/MNA

Global

Hizbullah Bombardir Pangkalan Udara Israel di Ramat David

MINGGU, 22 SEPTEMBER 2024 | 12:57 WIB

Beberapa hari setelah peristiwa ledakan alat komunikasi mematikan di Lebanon, kelompok militer Hizbullah kini melancarkan aksi serangan ke pangkalan udara Israel di Ramat David.

Dalam sebuah pernyataan pada Minggu (22/9), Hizbullah mengumumkan keberhasilannya meledakkan puluhan rudal Fadi ke situs penting Israel tersebut.

"Gerakan Perlawanan Lebanon Hizbullah mengatakan telah menyerang menyerang pangkalan udara Ramat David pada hari Minggu dengan puluhan rudal Fadi-1 dan Fadi-2," ungkapnya, seperti dimuat Mehr News Agency.


Ditambahkan pula bahwa serangan tersebut juga merupakan tanggapan atas serangan berulang Israel yang menargetkan berbagai wilayah Lebanon dan mengakibatkan kematian banyak warga sipil.

Pada Selasa (17/9), sebanyak 5.000 pager meledak di seluruh Lebanon  dan Suriah. Disusul ledakan walkie-talkie keesokan harinya yang menewaskan sedikitnya 32 orang dan lebih dari 3.000 terluka.

Hizbullah menuduh Israel bertanggung jawab atas ledakan mematikan tersebut, menyebut alat komunikasi mereka telah disusupi senyawa peledak selama proses produksi.

Israel masih bungkam terkait ledakan tersebut. Sejumlah perusahaan yang diduga produsen pager dan walkie-talkie Hizbullah juga membantah mengirimkan produknya ke Lebanon.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya