Berita

Calon Gubernur Jakarta, Ridwan Kamil saat bertemu warga di Warakas, Jakarta Utara/Ist

Politik

Ridwan Kamil Dicurhati Bantuan untuk Guru Ngaji Macet

SABTU, 21 SEPTEMBER 2024 | 09:40 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Sejumlah aduan diterima Calon Gubernur Jakarta, Ridwan Kamil usai menyambangi warga di Kelurahan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (21/9).

Mulai dari keluhan macet, hingga berhentinya bantuan sosial untuk guru ngaji disampaikan warga kepada Ridwan Kamil.

Kepada Ridwan Kamil, seorang warga yang mengaku dari Ikatan Guru Ngaji Jakarta sudah tidak menerima bantuan. Padahal bantuan tersebut sebelumnya rutin disalurkan sebelum Wakil Ketua DPRD Jakarta, Mohamad Taufik wafat pada 3 Mei 2023.


”Ikatan Guru Ngaji Jakarta berdiri tahun 2013 oleh Bapak Haji Taufik almarhum. Permasalahannya ketika beliau sudah meninggal, semua bantuan tidak ada. Tolong diperhatikan, Pak. Terutama gaji dan insentif guru ngaji,” ungkap warga kepada Ridwan Kamil. 

Dengan bekal pengalaman sebagai Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yakin masalah itu bisa diselesaikan. Menurutnya, hal yang sifatnya untuk ibadah, tidak melulu harus dari APBD.

"Saya sudah buktikan, kalau yang muslim namanya zakat, saya bikin zakat online. Dari target akhir jabatan (mendapat) Rp1,7 triliun berakhir di Rp3,2 triliun (realisasinya). Itu ada namanya pintu fisabilillah, berjuang di jalan Allah," kata Ridwan Kamil.

Ke depan, Ridwan Kamil-Suswono memastikan akan menjalankan program Magrib Mengaji jika keduanya terpilih di Pilkada Jakarta 2024. Program itu sudah berjalan saat Ridwan Kamil bertugas sebagai kepala daerah di Jawa Barat.

”Program Magrib Mengaji nanti gubernur mewajibkan anak-anak sekolah magrib, mengaji sebagai tugas sekolah. Berarti kan butuh guru-guru ngaji, nanti diatur agar semua anak muslim se-Jakarta ikut seperti itu," sambungnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya