Berita

Petugas dari gegana Polri sedang mengecek sumber ledakan yang ada di kantor DPP Partai Bulan Bintang (PBB), Jalan Raya Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat malam (20/9)/Istimewa

Nusantara

PBB Pastikan Suara Ledakan di Kantor DPP Bukan Teror Bom

SABTU, 21 SEPTEMBER 2024 | 02:58 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Sebuah insiden kebakaran disusul suara letupan terjadi di salah satu ruangan di lantai 2 kantor DPP Partai Bulan Bintang (PBB) di Jalan Raya Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (20/9).

Wakil Ketua Umum PBB, Randy Bagasyudha mengatakan, kondisi ruangan dalam posisi terkunci dan tidak ada orang di dalamnya.

"Sekitar pukul 17.28 melalui CCTV terlihat muncul api di salah satu laci lemari di ruangan tersebut. Kemudian pada pukul 17.30 WIB terdengar letupan seperti suara koper jatuh, dan atas kesigapan petugas yang berjaga dikantor DPP PBB, akhirnya api berhasil dipadamkan, proses pemadaman api kurang lebih 10-15 menit," kata Randy dalam keterangan resmi, Sabtu (21/9).


Dalam peristiwa ini, tidak ada korban jiwa ataupun luka.

Untuk memastikan peristiwa/kejadian itu, maka pihak pengurus DPP PBB berkoordinasi dengan pihak-pihak yang berwenang. 

Di antaranya dari pemadam kebakaran Pasar Minggu, instansi PLN, hingga aparat kepolisian yaitu Polsek Pancoran, Polres Jakarta Selatan, dan Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Polri untuk melakukan investigasi dengan melakukan identifikasi forensik di tempat kejadian perkara (TKP) serta tim Gegana Brimob Kelapa Dua.

Dalam melakukan rangkaian pemeriksaan secara intensif tersebut, tim berkesimpulan tidak ditemukan unsur bahan peledak ataupun teror.

"Peristiwa ini lebih kepada persoalan teknis maupun unsur kelalaian elements of human negligence yang pada prinsipnya tidak disengaja sehingga menimbulkan percikan kecil di dalam ruangan," kata Randy.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya