Berita

Ilustrasi pager/FMT

Dunia

Produsen Bom Pager Hizbullah Masih Misteri, Dugaan Meluas ke Bulgaria dan Norwegia

JUMAT, 20 SEPTEMBER 2024 | 11:14 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sumber bom pager yang meledak di Lebanon masih belum terpecahkan, setelah perusahaan Taiwan dan Hongaria membantah memproduksi perangkat komunikasi tersebut.

Kini dugaan terfokus pada perusahaan Bulgaria, setelah pihak berwenang menyatakan bahwa Kementerian Dalam Negeri dan Dinas Keamanan mengumumkan penyelidikan terhadap kemungkinan hubungan sebuah perusahaan dengan produksi pager.

Kendati demikian, mereka tidak menyebutkan nama perusahaan yang tengah diselidiki.


Laporan media lokal mengatakan Norta Global Ltd yang berkantor pusat di Sofia telah memfasilitasi penjualan pager tersebut kepada Hizbullah.

Penyiar bTV melaporkan ada transaksi sebesar 1,6 juta Euro yang melewati Bulgaria, dan dikirim ke Hongaria.

Gambar serpihan pager yang meledak di Lebanon pada Selasa lalu (17/9) menunjukkan format yang konsisten dengan perangkat yang dibuat oleh Gold Apollo Taiwan.

Gold Apollo mengatakan pada hari Rabu (18/9) bahwa pager tersebut dibuat oleh BAC Consulting, sebuah perusahaan yang berbasis di ibu kota Hongaria, Budapest.

Pemilik dan CEO BAC Consulting, Cristiana Barsony-Arcidiacono juga membantah memproduksi pager dan mengatakan mereka hanya perusahaan perantara.

Situs berita Hungaria, Telex, melaporkan bahwa penjualan tersebut difasilitasi oleh Norta Global Ltd.

Kantor pusat Norta di Bulgaria terdaftar di sebuah gedung apartemen di ibu kota, Sofia, yang juga merupakan rumah bagi hampir 200 perusahaan lain.

Konten di situs web Norta Global, globalnorta.com, dihapus pada hari Kamis (19/9). Situs web tersebut sebelumnya memiliki versi bahasa Inggris, Bulgaria, dan Norwegia, dan mengiklankan layanan termasuk konsultasi, integrasi teknologi, perekrutan, dan alih daya.

"Apakah Anda mencari perusahaan yang gesit untuk membantu Anda berhasil atau untuk menemukan solusi teknologi yang tepat untuk Anda? Tidak perlu mencari lebih jauh," kata situs web tersebut.

Pendiri Norta, Rinson Jose, berdomisili di Norwegia. Ia menolak berkomentar tentang pager saat dihubungi melalui telepon dan menutup telepon saat ditanya tentang bisnis di Bulgaria.

Tetangganya di pinggiran kota Oslo  mengatakan mereka tidak tahu banyak tentangnya.

Amund Djuve, CEO DN Media, tempat Jose bekerja saat ini,  mengaku mengetahui laporan tersebut dan telah memberi tahu polisi dan dinas keamanan.

Dia mengatakan bahwa Jose sedang dalam perjalanan ke Amerika Serikat.

"Kami menanggapi masalah ini dengan sangat serius," kata Djuve.

Kepolisian Norwegia tengah memulai penyelidikan awal atas kasus tersebut.

Badan intelijen domestik Norwegia, PST, mengatakan bahwa mereka mengetahui situasi tersebut dan menolak berkomentar lebih lanjut.

Seorang sumber keamanan Lebanon mengatakan Hizbullah memesan pager dari Gold Apollo dan pager tersebut diproduksi di Asia, bukan Eropa.

Namun kemudian sumber tersebut meyakini bahwa jauh lebih mudah bagi badan mata-mata Israel, Mossad menyisipkan bom pada perangkat yang diproduksi di Hungaria.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya