Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Ekspor Menurun, Defisit Perdagangan India Melonjak di Agustus 2024

KAMIS, 19 SEPTEMBER 2024 | 08:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Defisit perdagangan barang dagangan India pada Agustus meluas hingga ke level tertinggi dalam 10 bulan.

Dikutip dari  The Business Times, Kamis (19/9), defisit tersebut mencapai 29,65 miliar Dolar AS. Hal ini karena ekspor barang dagangan turun terseret kenaikan biaya pengiriman dan penurunan permintaan global. 

Angka tersebut lebih tinggi dari proyeksi para ekonom yang memperkirakan defisit perdagangan India pada Agustus sebesar 23 miliar Dolar AS. Defisit tersebut juga lebih tinggi dari bulan sebelumnya yang hanya mencapai 23,5 miliar Dolar AS. 


Menteri Perdagangan India Sunil Barthwal mengatakan, ekspor menghadapi tantangan besar pada situasi global saat ini. 

"Peningkatan biaya pengiriman dan perlambatan di Tiongkok ditambah dengan tren resesi di Eropa dan AS juga berdampak pada ekspor," katanya.

Pengiriman keluar dari ekonomi terbesar kelima di dunia turun 9,3 persen tahun-ke-tahun, untuk bulan kedua berturut-turut, menjadi 34,71 miliar Dolar AS pada bulan lalu, sementara impor meningkat sebesar 3,3 persen menjadi 64,36 miliar Dolar AS.

Impor emas bulanan pada Agustus melonjak lebih dari tiga kali lipat menjadi 10,06 miliar Dolar AS dibandingkan dengan bulan sebelumnya, sebagian karena peningkatan permintaan domestik.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya