Berita

Pakar telematika Roy Suryo/Repro

Politik

Pasukan Berani Malu Tak Perlu Beraksi pada 22 September

KAMIS, 19 SEPTEMBER 2024 | 07:53 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Apel akbar pasukan berani mati Jokowi yang kabarnya akan digelar di Tugu Proklamasi,Jakarta Pusat, pada 22 September 2024, lebih baik dibatalkan.

Demikian dikatakan pakar telematika Roy Suryo dalam podcast Keadilan TV yang dikutip Kamis (19/9).

"Nggak usah yang kayak gitu. Itu pasukan berani mati apa berani malu," tanya Roy seraya tertawa lebar. 


Menurut Roy, saat ini negara dalam situasi kondusif sehingga apel akbar pasukan berani mati Jokowi tak perlu dilakukan.

"Kalau negara ini mau bersatu nggak usah bikin gerakan seperti itu," kata Roy.

Roy juga mengingatkan para pendukung Presiden Joko Widodo agar tidak mengkultuskan seseorang, padahal yang bersangkutan cuma orang biasa.

"Ngapain dipuja-puja meskipun orang itu ingin pengen jadi raja tapi dia kan bukan ketrurunan raja," kata Roy.

Pimpinan pasukan berani mati Sukodigdo Wardoyo mengklaim apel akan diikuti 20 ribu pasukan yang berkomitmen menjaga Jokowi dan keluarga dari anasir jahat.



Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Bareskrim Gerebek 9 Lokasi Rawan Narkoba di Sumut, Puluhan Pengedar dan Pemakai Diamankan

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:28

Pasar Serdang Kemayoran Segera Direvitalisasi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:15

Hadiah Bibit Korupsi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:01

Aparat Usut Dugaan Investasi Emas Bodong Rp25 Miliar yang Seret Sejumlah Artis

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:55

Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:39

Karhutla Belum Tuntas, Pemerintah Kaji Langkah Penanganan Terbaik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:34

Kemenhub Catat 1.673 Penerbangan Terdampak Karhutla: 907 Batal

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:17

Radja Nainggolan Ungkap Penyesalan Besar Belum Pernah Bela Timnas Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Trump Pertimbangkan Bantu Arab Saudi Perangi Houthi

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:48

Selengkapnya