Berita

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono/RMOL

Politik

Menteri PUPR Setuju Wacana Pembentukan Kementerian Perumahan

RABU, 18 SEPTEMBER 2024 | 16:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Wacana pemisahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menjadi Kementerian Perumahan dan Kementerian Pekerjaan Umum disambut baik Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Basuki bahkan menilai wacana tersebut merupakan terobosan yang positif, karena bisa menghadirkan perumahan untuk masyarakat secara nyata. 

"Itu tahu kan kalau nanti program Pak Presiden, Pak Prabowo, Pak Gibran, itu pembangunan programnya. Saya kira bagus,” kata Basuki kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (18/9). 


Terlebih, kata Basuki, pemerintahan Prabowo-Gibran mempunyai program mendirikan 3 juta perumahan untuk rakyat. 

“Karena dengan program prioritas beliau untuk 3 juta rumah, (wacana) ini menjadi fokus, menurut saya bagus," ujarnya. 

Basuki berpandangan, dengan membentuk kementerian yang khusus mengurus perumahan, justru dapat menggenjot pembangunan rumah untuk rakyat itu sendiri. 

"Enggak gampang ngurus perumahan. Itu ada 175 turunan industri yang mendukung industri properti," paparnya. 

Sebelumnya, Presiden terpilih Prabowo Subianto berencana membentuk Kementerian Perumahan yang terpisah dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Adik Prabowo sekaligus Ketua Satgas Kementerian Perumahan, Hashim Djojohadikusumo mengatakan, rencana pembentukan Kementerian Perumahan guna memfokuskan program pembangunan perumahan.

Kabar pemisahan Kementerian Perumahan dari Kementerian PUPR disampaikan Hashim dalam acara APEC BAC Indonesia pada Sabtu lalu (31/8).

“Pak Prabowo sudah setuju kita akan mendirikan Kementerian Perumahan seperti dulu," ujar Hashim.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya