Berita

Duta Besar Tiongkok untuk PBB, Geng Shuang/MEM

Global

China Sebut AS Tak Becus Hentikan Perang Gaza

RABU, 18 SEPTEMBER 2024 | 12:05 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Perang di Jalur Gaza mendekati satu tahun dan para mediator termasuk Amerika Serikat di dalamnya masih gagal mencapai kesepakatan gencatan senjata.

Keluhan itu disampaikan oleh Duta Besar Tiongkok, Geng Shuang selama rapat Dewan Keamanan PBB yang membahas mengenai perkembangan situasi di Timur Tengah.

Geng menuduh AS bertanggung jawab atas kegagalan gencatan senjata karena pasokan senjata Washington terus mengalir ke Israel.


“Jika AS tidak melindungi satu pihak berkali-kali, berbagai resolusi Dewan ini tidak akan ditolak dan ditentang begitu saja,” ujarnya, seperti dikutip dari Anadolu Ajansi pada Rabu (18/9).

Dubes China itu prihatin karena lebih dari 11 bulan perang Gaza masih berlanjut dan korban tewas sudah lebih dari 41.000 orang. 

"Selama setahun terakhir, meskipun ada seruan internasional bersama yang kuat untuk gencatan senjata dan penghentian pembunuhan, Israel belum menghentikan operasi militernya, yang telah menyebabkan kematian lebih dari 41.000 warga sipil Palestina. Ini mengkhawatirkan," tegasnya.

Geng meminta Washington untuk "menggunakan pengaruh signifikan yang dimilikinya terhadap partai tersebut, dan mengambil tindakan nyata untuk mendorong Israel menghentikan operasi militernya tanpa penundaan, seperti yang dituntut oleh resolusi Dewan, untuk memberi kesempatan hidup kepada rakyat Palestina yang telah lama menderita."

Geng mendesak AS menggunakan pengaruh signifikan yang dimilikinya  untuk mendorong Israel menghentikan operasi militernya tanpa penundaan.

Dia juga mengkritik DK PBB karena tidak kunjung mengeluarkan resolusi yang berdampak besar pada konflik Gaza. Meskipun sudah menjadi pengetahuan umum bahwa resolusi yang berkaitan dengan Palestina selalu diveto AS selaku pendukung utama Israel.

“Mengapa Dewan Keamanan tidak dapat menghentikan tragedi kemanusiaan ini, yang terburuk dari jenisnya hingga hari ini?" ujarnya.

Israel telah melanjutkan serangan brutalnya di Jalur Gaza setelah serangan Hamas pada 7 Oktober lalu, meskipun ada resolusi Dewan Keamanan PBB yang menyerukan gencatan senjata segera.

Menurut otoritas setempat, lebih dari 41.200 orang, sebagian besar wanita dan anak-anak, telah tewas dan lebih dari 95.400 orang terluka.

Serangan Israel telah menggusur hampir seluruh penduduk wilayah tersebut di tengah blokade yang terus berlanjut yang menyebabkan kekurangan makanan, air bersih, dan obat-obatan.

Israel menghadapi tuduhan genosida di Mahkamah Internasional atas tindakannya di Gaza.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Kapolres Sukoharjo Dicopot Usai Penggerebekan Pesantren

Senin, 02 November 2026 | 18:26

DPR Gandeng Kementerian PPPA Dorong Gerakan Nasional Antibullying

Senin, 02 November 2026 | 18:20

Gibran Ingatkan Ancaman Hoaks terhadap Kerukunan Masyarakat

Senin, 02 November 2026 | 18:06

Antisipasi Gangguan Selat Hormuz, Chandra Asri Bangun Fasilitas Pengganti Nafta

Senin, 02 November 2026 | 18:02

Program Kemenag Harus Sejalan dengan Visi-Misi Prabowo

Senin, 02 November 2026 | 17:41

Kemenhaj Rekrut Tenaga Pendukung untuk Urus Visa Haji 2027

Senin, 02 November 2026 | 17:34

Ahmad Doli Harap Pimpinan Parpol Segera Bertemu Bahas Gibran

Senin, 02 November 2026 | 17:31

Gibran Tetap Blusukan ke Daerah di Tengah Polemik Putusan MA dan MK

Senin, 02 November 2026 | 17:25

Kesejahteraan Rakyat di Daerah Tambang Nikel Harus jadi Perhatian Pemerintah

Senin, 02 November 2026 | 17:09

Cegah Kekerasan di Pesantren, Kemenag Buka Pelatihan Daring melalui MOOC Pintar

Senin, 02 November 2026 | 17:02

Selengkapnya