Berita

Staf Khusus Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid, Arif Rahman melaporkan pengeroyokan yang dia alami di Polda Metro Jaya, Selasa malam (18/9)/Ist

Politik

Dikeroyok Penyerobot Gedung Kadin, Staf Khusus Ketum Lapor Polisi

RABU, 18 SEPTEMBER 2024 | 10:51 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Staf Khusus Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid, Arif Rahman melaporkan pengeroyokan yang dia alami di Polda Metro Jaya, Selasa malam (18/9).

Pengeroyokan itu terjadi saat dia melakukan upaya mediasi pembebasan Kantor Kadin di Lantai 3, Menara Kadin, Jakarta, pada Senin (16/9).

“Saya melaporkan pengeroyokan yang dilakukan Umar Kei terhadap saya di Menara Kadin,” ujar Arif dalam keterangannya, Rabu (18/9).


Arif menceritakan, dirinya datang ke Menara Kadin lantai 3 sebagai staf khusus karena ingin menempati dan bekerja sebagaimana mestinya di kantor Kadin Indonesia tersebut.

"Kita ingin menempati kantor kita, ternyata di sana sudah kumpul banyak orang yang saya tidak kenal," jelasnya.

Arif menambahkan, pihaknya tiba-tiba melihat Umar Kei, yang konon diundang oleh Taufan, adik ipar Anindya Bakrie untuk hadir di Menara Kadin.

"Jadi saya telpon Taufan dan akhirnya saya pindah dari ruangan yang cukup besar, berkumpul kurang lebih 50 orang ke ruang rapat yang kurang lebih 10 orang. Di sana saya menyampaikan bahwa ini adalah urusan internal Kadin dan yang bukan dari pengurus kadin silahkan keluar," katanya.

Pada saat itu, lanjutnya, Umat Kei menimpuk saya dengan kaleng minuman dan dari sebelah kiri, beberapa orang langsung menyerbu.

"Mungkin dia (Umar Kei) tersinggung karena saya sampaikan di luar pengurus Kadin, silahkan keluar. Nyatanya memang dia bukan pengurus Kadin," terangnya.

Arif menegaskan, akibat pukulan tersebut, sempat terjadi keributan. Namun, pihaknya tidak ingin memperlebar keributan tersebut.

Karena itu, dia menempuh langkah hukum dengan melaporkan Umar Kei dan menyerahkan barang bukti, berupa kaleng yang digunakan untuk menimpuk, hasil rekam medis, dan kontrak dengan Gedung Menara Kadin.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Kapolres Sukoharjo Dicopot Usai Penggerebekan Pesantren

Senin, 02 November 2026 | 18:26

DPR Gandeng Kementerian PPPA Dorong Gerakan Nasional Antibullying

Senin, 02 November 2026 | 18:20

Gibran Ingatkan Ancaman Hoaks terhadap Kerukunan Masyarakat

Senin, 02 November 2026 | 18:06

Antisipasi Gangguan Selat Hormuz, Chandra Asri Bangun Fasilitas Pengganti Nafta

Senin, 02 November 2026 | 18:02

Program Kemenag Harus Sejalan dengan Visi-Misi Prabowo

Senin, 02 November 2026 | 17:41

Kemenhaj Rekrut Tenaga Pendukung untuk Urus Visa Haji 2027

Senin, 02 November 2026 | 17:34

Ahmad Doli Harap Pimpinan Parpol Segera Bertemu Bahas Gibran

Senin, 02 November 2026 | 17:31

Gibran Tetap Blusukan ke Daerah di Tengah Polemik Putusan MA dan MK

Senin, 02 November 2026 | 17:25

Kesejahteraan Rakyat di Daerah Tambang Nikel Harus jadi Perhatian Pemerintah

Senin, 02 November 2026 | 17:09

Cegah Kekerasan di Pesantren, Kemenag Buka Pelatihan Daring melalui MOOC Pintar

Senin, 02 November 2026 | 17:02

Selengkapnya