Berita

Presiden Joko Widodo masih memunculkan kontroversi di pengujung masa jabatannya/Net

Politik

Jokowi Satu-satunya Presiden yang Tak Tahu Diri

SENIN, 16 SEPTEMBER 2024 | 20:24 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kebijakan membuka keran ekspor pasir laut membuat Joko Widodo dianggap sebagai presiden yang tidak tahu diri di pengujung masa jabatannya.

Komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan alias Kang Tamil mengatakan, dirinya tidak setuju pasir laut diekspor.

"Kenapa? Kita timbang-menimbang keuntungannya. Ketika pasir laut itu diekspor, maka keuntungannya hanya akan diterima atau dirasakan segelintir pengusaha saja," kata Kang Tamil kepada RMOL, Senin (16/9).


Kang Tamil pun mempertanyakan kebijakan di pengujung masa jabatan Jokowi itu merupakan pesanan siapa.

"Mohon maaf saya katakan, ini mungkin boleh saya katakan satu-satunya presiden yang tidak tahu diri itu memang Jokowi. Di pengujung dari kepemimpinannya, dia masih kemudian mengambil keputusan yang sangat tidak bermanfaat saya kira," tegas Kang Tamil.

Sebab, lanjut akademisi Universitas Dian Nusantara ini, ketika pasir laut dikeruk secara masif dan diekspor, dampak kerusakan ekosistem laut sangat merugikan masyarakat. Bukan tidak hanya mengubah garis pantai hingga merusak biota laut, akan tetapi dampak negatif yang timbul lebih daripada itu.

"Kita harus tahu bahwa pulau-pulau di Indonesia ini sangat terdampak akan banjir, terutama Jakarta. Kalau kemudian Jakarta yang dikatakan oleh para peneliti setiap tahunnya daratan itu turun sekian persen, maka dengan aktivitas ini itu akan lebih banyak penurunannya, bukan hanya Jakarta, juga pada pulau-pulau lain di Indonesia, pulau-pulau kecil itu akan tenggelam, akan hilang," pungkas Kang Tamil.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Kasus Korupsi Kuota Haji Masuk Babak Baru, Gus Yaqut Cs Dilimpahkan ke JPU KPK

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:19

Kericuhan Warnai Kongres VII BM PAN di Banten

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:12

Purbaya Bidik Ekonomi Digital hingga Sektor Informal untuk Dongkrak Penerimaan Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:10

Trump Sebut Mojtaba Khamenei Nyaris Tumbang, Militer Iran Hancur

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:08

DPR Ingin Rampungkan RUU Perampasan Aset Tahun Ini

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00

JPO Tendean Rusak Berat Ditabrak Truk, Warga Diimbau Gunakan Jalur Alternatif

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Saham Shell Menguat Usai Divestasi Bisnis Energi Terbarukan di India

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Bantah Isu Penolakan, DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Masih Berproses

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:44

BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026, Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:21

Indonesia Harus Benahi Regulasi dan Insentif untuk Perkuat Filantropi

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:19

Selengkapnya