Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Visa Daftarkan Merek Dagang Baru di Rusia

SENIN, 16 SEPTEMBER 2024 | 12:35 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Setelah sempat menghentikan operasinya di Rusia, perusahaan layanan kartu pembayaran multinasional Visa kini mengajukan permintaan untuk mendaftarkan dua merek dagang baru di negara tersebut.

Dikutip dari RT, Senin (16/9), pengajuan perusahaan yang berkantor pusat di California itu dikabarkan sudah terdaftar di Layanan Federal Rusia untuk Kekayaan Intelektual. Merek dagang tersebut meliputi logo Visa biru klasik dan variannya yang dihiasi garis-garis kuning dan biru.

Meskipun perkembangan tersebut memicu rumor tentang kembalinya perusahaan tersebut ke pasar Rusia, belum ada informasi resmi yang tersedia mengenai potensi perpindahan tersebut.


Visa, serta pesaingnya MasterCard, menghentikan operasi di Rusia pada tahun 2022, di awal konflik antara Moskow dan Kyiv. Layanan kartu yang diterbitkan sebelum pemindahan tersebut diambil alih oleh Sistem Kartu Pembayaran Nasional Rusia (NSPK). 

Bos NSPK Dmitry Dubinin mengakui bahwa penghentian operasi oleh dua perusahaan penyedia layanan kartu terkemuka telah berdampak negatif pada pasar Rusia.

"Hal itu juga memberikan dorongan besar bagi pengembangan dan penyebaran sistem layanan kartu pembayaran lokal Rusia, Mir," katanya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya