Berita

Paus Fransiskus memegang kepala Louis Emilio Agriveta Dosiwoda/Ist

Nusantara

Keajaiban Emilio Dicium Paus Sebuah Doa Terjawab

SENIN, 16 SEPTEMBER 2024 | 01:43 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Selalu ada kisah keberuntungan yang datang tanpa skenario terkait dengan kehadiran Paus Fransiskus di Jakarta pekan lalu.

Kisah ini sebuah doa yang dijawab Tuhan. Louis Emilio Agriveta Dosiwoda, bocah berusia 9 tahun, putra pasangan Yoseph Billie Dosiwoda dan Cicilia Asri Christiyani, umat Paroki Santo Yohanes Maria Vianney Cilangkap, yang menerima anugerah itu. 

Yoseph Billie, ayah Emilio, mengungkapkan bahwa ketika mengetahui Bapa Paus Fransiskus akan datang ke Indonesia, Emilio selalu menyampaikan dalam celetukannya ingin bertemu Bapa Paus. 


Sampai kedua orang tuanya menginfokan akan ke ikut Misa ke Gelora Bung Karno (GBK), anak kecil seumur dia tidak bisa ikut, dia terus meminta ingin bertemu Bapa Paus.

"Berbekal info jadwal kepulangan Bapa Paus dari Rm Adi Prasojo, Pr Sekjen KAJ dan izin tidak sekolah, Jumat (6/9/2024) pagi Emilio bangun pukul 05.15 lalu berangkat pukul. 05.50 dan pukul 07.05 kami tiba di gerbang Kedutaan Vatican (Nunciatura) dan sudah banyak kerumunan orang menunggu sepanjang trotoar," ujar Yoseph Billie dalam keterangan yang diterima redaksi, Minggu (15/9).

Lalu bagaimana Emilio, akhirnya bertemu Paus Fransiskus? Billie menceritakan bahwa saat dia dan anaknya berdua berdiri di depan pagar Nunciatura, ada Suster --yang kemudian diketahui bernama Sr Irene OP-- dari dalam mendekati pagar, dan menyapa. Tanpa pikir panjang, Billie langsung "gercep". 

"Suster apakah kami boleh masuk?" tanya Billie kepada Sr Irene. Setelah berpikir sejenak ia menjawab. "Anaknya saja yang masuk, Bapak tunggu di luar." 

Billie mengaku kaget saat itu, namun tanpa pikir panjang mengiyakan dan bilang ke Emilio: "Nak masuk pintar, berani kamu sendiri masuk ditemani Suster," kata Billie kepada Emilio.

Emilio pun masuk sambil memegang patung Paus Fransiskus dibawa dari rumah, mengikuti prosedur pemeriksaan Paspampres berjalan didampingi Suster dan Swiss Guard. 

Billie merasa haru bercampur merinding melihat keajaiban tersebut. Setelah sekitar 25 menit, Billie melihat Emilio keluar dan menceritakan pengalamannya di dalam Nunciatura.

"Diawali salim cium tangan Bapa Suci., tangannya dipegang dan diberi permen, didoakan dan dikasih permen kedua juga souvenir Medali setelah itu dicium keningnya diucapkan berkat bahasa latin. Sorot bahagia terpancar dari kedua bola matanya, karena sedari kecil setiap kali berdoa jelang tidur, setelah berdoa kepada Santo-Santa Pelindung kemudian menutup doa dengan mengucap: 'Bapa Paus Fransiskus doakanlah kami.' Emilio terwujud bertemu!," papar Billie bahagia.

Satu-satunya anak tanpa undangan pula Billie mengaku takjub dengan apa yang dialami Emilio. Sebab menurut Sr Irene, jelas Billie, Emilio satu-satunya anak atau orang yang bisa masuk tanpa daftar undangan dan sama sekali tidak dikenal. 

Sr Irene, lanjut Billie, mengungkapkan bahwa Paus Fransiskus interest dan cukup lama dengan Emilio karena Nuncio Mgr Piero Pioppo (Dubes Vatikan) bilang ke Paus bahwa Emilio adalah anak yang diambil dari luar (bukan list undangan).

Atas anugerah luar biasa yang dialami Emilio, Billie mengucapkan terima kasihnya. "Terima kasih Tuhan lewat kebaikan hati pertolongan Sr Irene dan info Rm Sekjen KAJ, Emilio dapat kesempatan bertemu Bapa Paus, dan diberi video kenangan sebagai pengingat momen spesial nan berharga tertanam di hati sanubari nya semakin meneguhkan Iman Katoliknya," jelas Billie.

Cium foto Paus 2018, Dicium Paus 2024

Tidak ada yang kebetulan di dunia ini. Semua kejadian adalah rencana Tuhan. Ini yang dialami Emilio. Pertemuan dengan Paus Fransiskus ternyata adalah tanggapan cinta Emilio kepada Bapa Suci 6 tahun lalu. 

Billie mengungkapkan bahwa dia dan Sisil, istrinya  sebenarnya lupa atau sama sekali tidak ingat mempunyai video 6 tahun lalu yang berisi Emilio cium foto Paus di Apostolic Papal Blessing dari Rm. Serafim yang pas dengan momen saat Emilio masuk Nunciatura ketemu Bapa Paus. 

"Jadi Senin dini hari kemarin di kamar saya tiba-tiba kangen mendiang Babo Moses (Babo sebutan Kakek dalam bahasa Ende Lio), karena saya penasaran ekspresi, ungkapan dan kegembiraan Babo Moses seperti apa kalau masih hidup cucunya bisa ketemu Bapa Paus Fransiskus. Saya rencana mau buat status Instagram seperti biasa dengan foto Emilio yang ada atau kenangan bersama Babo Moses," ungkapnya. 

Setelah melakukan scrolling di arsip sejak Emilio lahir 2015 (ada ribuan foto dan video di situ) di arsip google foto. Nah pas cari foto Babo Moses, Billie ketemu foto dan video yang lain-lain, dan tidak sengaja lihat memori foto dan video Emilio masih kecil atau kenangan beberapa tahun lalu. 

"Eh tidak sengaja pas putar ternyata Video Emilio cium Bapa Paus tahun 2018, saya keget banget kok bisa pas momennya. Jadi kesimpulannya; percaya atau tidak dan serba kebetulan ini, bisa dikatakan saya menemukan memory video Emilio dicium Bapa Paus karena sebabnya mencari kenangan foto atau video Babo Moses bersama Emilio. Jadi Babo lah yang membantu saya menemukan kenangan video Emilio tersebut, jadi beberapa hari ini saya merasa melo, haru dan merinding serba kebetulan ini kedatangan Bapa Paus memberikan jawaban Mukjizat Iman. Terima kasih Babo Moses. RIP," ujar Billie.

Ciuman yang Terbalas

Billie kemudian mengirimkan video 6 tahun lalu tersebut ke Sr Irene OP yang bertugas di Nunciatura. Sr Irene kemudian mengirimkan Refleksi Pengalaman Rohani peristiwa Emilio sebagai "Ciuman yang Terbalas".  

Menurut Sr Irene, Video Emilio mencium tepat di wajah Pope Francis sebanyak tiga kali. Ciuman seorang anak kecil menampakkan kepolosan, kemurnian, dan kedalaman cinta terhadap seorang sosok yang mungkin belum sungguh dikenalnya. 

Tindakan yang reflek, natural terjadi, tanpa dibuat-buat demi sebuah konten. Ciuman itu mengalir begitu saja. Waktu berlalu, siapa yang menduga kalau ciuman Emilio terbalas oleh Pope Francis. Tahun 2018, 6 tahun lalu Emilio mencium foto wajah Pope Francis, dan Jumat 6 September 2024 Pope Francis mencium kening Emilio di Nunciatura.

Pengalaman itu, tandas Sr Irene, ibarat cermin memantulkan gambar yang sama, peristiwa Emilio mencium Pope Francis di tahun 2018 terpantul di tahun 2024. Tuhan telah memberi tanda dan kadang tanda itu sangat sederhana dan konkret. Tanda yang menjadi kenyataan berkat iman, harapan, dan kasih. 

Pengalaman Emilio, menurut Sr Irene, tidak terlepas peran orang tua (Billie dan Cicilia) yang mengarahkan, mendidik, dan mendorong Emilio untuk melakukan yang baik. Dorongan untuk mencium foto adalah didikan orang tua untuk mencintai orang lain meskipun belum/tidak dikenal. 

"Mencintai orang yang belum dikenal mengantar Emilio dibawa oleh orang yang tidak dikenalnya (saya) bertemu dengan Paus Pope Francis," ujar Sr Irene OP sebagaimana yang ditirukan Billie.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya