Berita

Tentara Ukraina yang dibebaskan dari Rusia pada Sabtu, 14 September 2024/Kantor Presiden Ukraina

Global

Dimediasi UEA, Ukraina-Rusia Berhasil Tukar 206 Tawanan Perang

MINGGU, 15 SEPTEMBER 2024 | 11:56 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Meskipun permusuhan terus berlanjut, Rusia dan Ukraina sepakat menukar hingga 206 tawanan perang.

Atas mediasi Uni Emirat Arab, kedua pihak masing-masing membebaskan 103 tentara, termasuk warga Rusia yang ditangkap sejak serangan Ukraina di wilayah Kursk dimulai pada bulan Agustus.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky merilis foto 103 tentaranya yang pulang. Di berterima kasih atas upaya yang dilakukan untuk pertukaran tersebut.


"Rakyat kami sudah pulang. Kami telah berhasil membawa kembali 103 prajurit dari tahanan Rusia ke Ukraina," tulis Zelensky di platform media sosial X, seperti dikutip dari AFP pada Minggu (15/9).

Kementerian Pertahanan Rusia mengonfirmasi kepulangan 103 tentaranya.

"Sebagai hasil dari proses negosiasi, 103 prajurit Rusia yang ditangkap di wilayah Kursk dikembalikan dari wilayah yang dikuasai oleh rezim Kyiv," ungkap laporan tersebut.

Dikatakan bahwa tentara Rusia saat ini berada di wilayah Republik Balarus untuk mendapat bantuan psikologis dan medis yang diperlukan.

Pengumuman itu muncul hanya tiga minggu setelah Rusia dan Ukraina menukar 115 tahanan perang masing-masing dalam kesepakatan pertukaran yang juga dimediasi oleh UEA.

Kementerian luar negeri UEA memuji kesepakatan itu sebagai keberhasilan dan berterima kasih kepada kedua belah pihak atas kerja sama mereka.

Namun, saat berita pertukaran itu diumumkan, pejabat keamanan Rusia Dmitry Medvedev mengancam bahwa serangan Ukraina ke Kursk telah memberi Moskow alasan resmi untuk menggunakan senjata nuklir.

Kyiv mengklaim saat ini telah menguasai hampir 1.300 km persegi wilayah perbatasan Kursk setelah serangan lintas batasnya dimulai 6 Agustus lalu.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya