Berita

Bakal calon Walikota Bandung, Haru Suandharu, di acara deklarasi dukungan PPP Kota Bandung, Sabtu (14/9)/RMOLJabar

Politik

Pilkada Kota Bandung 2024

Dukungan PPP Tambah Keyakinan Pasangan Haru-Dhani

MINGGU, 15 SEPTEMBER 2024 | 00:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dukungan untuk pasangan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Bandung, Haru Suandharu dan Ridwan Dhani Wirianata, terus bertambah. Kali ini, pasangan Haru-Dhani (HD) menerima dukungan dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Bandung.

Deklarasi dukungan secara resmi dilakukan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kota Bandung di Golden Flower Hotel, Kota Bandung, Sabtu (14/9). Ratusan kader partai berlambang Kabah hadir dalam deklarasi tersebut.

"Kita mengadakan deklarasi dan dukungan untuk pasangan Haru-Dhani, dan insyaAllah PPP mengusung mereka sebagai calon Walikota dan Wakil Walikota Bandung," ujar Ketua DPC PPP Kota Bandung, Lia Nurlaela, dikutip RMOLJabar, Sabtu (14/9).


PPP memutuskan untuk mendukung Haru-Dhani karena adanya hubungan baik dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Lia menjelaskan, dari 10 partai nonparlemen, PPP menjadi yang pertama dikunjungi PKS. Inilah yang menjadi alasan kuat untuk berkolaborasi.

"Kita merasa PKS mempertimbangkan PPP, dan kita juga memiliki irisan yang sama sebagai partai Islam. PPP lebih tradisional, sementara PKS lebih modern, tapi kita bisa berkolaborasi untuk kemenangan Kang Haru dan Kang Dhani," tambahnya.

PPP juga berencana melibatkan tokoh agama dan ulama untuk mendongkrak dukungan bagi pasangan Haru-Dhani. Lia optimistis bergabungnya PPP akan menambah kekuatan koalisi antara PKS dan Gerindra di Pilwalkot Bandung.

"Saya yakin Kang Haru dan Kang Dhani akan memenangkan Pilwalkot. Dengan gabungnya PPP, kekuatan PKS dan Gerindra semakin bertambah," ujarnya.

Sementara bakal calon Walikota Bandung, Haru Suandharu, menyambut baik silaturahmi dan deklarasi dukungan dari PPP Kota Bandung. 

Haru mengakui, Kota Bandung dengan 2,5 juta penduduk dan Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 1,9 juta, terbilang tidak mudah untuk mendominasi suara pada pemilihan mendatang.

"Perjuangan untuk memenangkan Pilwalkot juga tidak mudah, tapi dengan doa, dengan semangat dari teman-teman semuanya yang menjadi kekuatan tersendiri bagi saya, Kang Dhani dan keluarga untuk terus kita berjuang bersama-sama, karena ini mimpi kita bersama," tegas Haru.

Disamping itu, dikatakan Haru, PKS-Gerindra yang sudah memimpin Kota Bandung 10 tahun terakhir, terlepas keberhasilan yang dicapai sebelumnya, tidak memungkiri ada banyak PR yang menanti di depan mata.

"PKS dengan Gerindra ini sudah 10 tahun di Bandung, dan banyak capaian-capaian tapi juga ada PR-PR yang belum selesai. Tapi kita mensyukuri ya jerih payah pemimpin kita sebelumnya dan kita akan melanjutkan ke depan PR-PR nya," tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya