Berita

Pendiri Gogoro, Horace Luke, bersama baterai perusahaannya/Foto CNA

Bisnis

Perusahaan Merugi hingga Rp4,8 T, Pendiri Gogoro Mundur dari Jabatan CEO

SABTU, 14 SEPTEMBER 2024 | 10:53 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Produsen skuter listrik Taiwan, Gogoro Inc, pada Jumat (13/9) Waktu setempat mengumumkan pengunduran diri Horace Luke, pendiri sekaligus CEO perusahaan. 

Dikutip dari Taiwan News, Sabtu (14/9), jabatan Luke akan diambil alih kepala urusan hukum di pemegang saham Gogoro Ruentex Group, Tamon Tseng. Sementara manajer umum Gogoro Taiwan, Henry Chiang telah ditunjuk sebagai pelaksana tugas CEO seluruh perusahaan.

"Meskipun saya akan mengundurkan diri dari peran saya saat ini, keyakinan saya terhadap masa depan cerah Gogoro tidak tergoyahkan," tulis Luke dalam surat pengunduran dirinya.


"Saya akan selalu menjadi pendukung terbesar Gogoro dan berharap dapat menyaksikan pertumbuhan dan kesuksesan perusahaan yang berkelanjutan dari sudut pandang baru. Karena berada di sini merupakan kehormatan terbesar bagi saya untuk bekerja bersama Anda dan membangun perusahaan yang luar biasa," ujarnya.

Meskipun tidak disebutkan alasan kepergian sang pendiri, laporan media mencatat bahwa Gogoro telah kehilangan lebih dari 10 miliar dolar Taiwan, (Rp4,8 triliun) selama lima tahun terakhir.

Luke, 54 tahun, kelahiran Hong Kong, bekerja di Microsoft di Amerika Serikat dan di HTC sebelum mendirikan Gogoro pada tahun 2011. 

Perusahaan tersebut segera membangun citra sebagai pelopor dalam teknologi penggantian baterai dan skuter listrik, dengan Chiang menyebutnya sebagai salah satu merek paling representatif di Taiwan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya