Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

BOJ Kemungkinan akan Naikkan Suku Bunga Akhir Tahun Ini

JUMAT, 13 SEPTEMBER 2024 | 11:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Para ahli memperkirakan bahwa  Bank of Japan (BOJ)  akan menaikkan suku bunga acuan pada Desember  tahun ini. 

Survei Bloomberg menyebutkan sekitar 87 persen dari 53 ekonom memperkirakan bank akan menaikkan biaya pinjaman pada akhir Januari. Sementara 53 persen memperkirakan bank akan melakukan penyesuaian di Desember . 

Mayoritas analis percaya bahwa gejolak pasar pada hari-hari setelah kenaikan suku bunga BOJ pada tanggal 31 Juli tidak cukup membuat pihak berwenang takut untuk menggagalkan mereka dari jalur normalisasi. 


Para ekonom menaikkan prakiraan suku bunga kebijakan mereka menjadi 0,50 persen (sebelumnya 0,25 persen) untuk tahun 2024, dan 0,75 persen (sebelumnya 0,50 persen) untuk tahun 2025 dan 2026.

Dalam empat minggu terakhir, lima dari sembilan anggota dewan telah menyampaikan niat mereka untuk menaikkan suku bunga lagi jika prospek inflasi bank terwujud.

BOJ mengakhiri pertemuan kebijakan dua hari berikutnya pada 20 September. Gubernur Kazuo Ueda dan rekan-rekan anggota dewannya telah mengisyaratkan bahwa tidak ada tindakan yang mungkin dilakukan pada pertemuan tersebut dengan menekankan perlunya memantau dampak pasar keuangan yang bergejolak terhadap prospek inflasi. 

Para ekonom berusaha mengukur apakah pemilihan kepemimpinan di Partai Demokrat Liberal (LDP) yang berkuasa dapat memengaruhi jalur kebijakan BOJ. Pemenang pemilihan itu hampir pasti akan menjadi perdana menteri negara berikutnya, mengingat dominasi partai tersebut di parlemen.

Analis memperkirakan, Sanae Takaichi, yang dikenal sebagai pendukung pelonggaran moneter, akan membuat misi normalisasi BOJ menjadi paling sulit. 

Pemungutan suara pimpinan LDP akan dilakukan pada 27 September.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya