Berita

Wasekjen DPP PKB Syaiful Huda di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu (11/9)/RMOL

Politik

PKB Berharap Penggeledahan Rumah Gus Halim Murni Penegakan Hukum

RABU, 11 SEPTEMBER 2024 | 17:25 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP PKB menghormati langkah KPK menggeledah rumah dinas Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes dan PDTT)  Abdul Halim Iskandar (AHI) atau biasa disebut Gus Halim.

Namun, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP PKB Syaiful Huda berharap penggeledahan tersebut murni penegakan hukum, bukan karena ada tendensi yang lain.

"KPK sedang menjalankan tugas dan fungsinya terkait penegakan hukum, kita hormati, tetapi tentunya, semangatnya, kita berharap ini murni penegakan hukum, tidak ada tendensi apapun di luar penegakan hukum," kata Huda kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu (11/9).


Kendati demikian, Huda justru mempertanyakan kasus dugaan korupsi yang menyeret nama kader PKB hingga terjadi penggeledahan rumah dinas Gus Halim. Pasalnya, Gus Halim sudah menjadi menteri saat kasus dugaan korupsi terjadi di lingkungan Pemprov Jatim.

"Itu yang perlu ditanya lebih lanjut ke KPK. Misalnya, terkait penyelewengan dana hibah ini kan, di situ kan periodisasi 2019 sampai 2022, sementara 2019-2022, Pak Halim sudah menjadi menteri (di) Kemendes dan sudah bertugas di Jakarta. Saya kira itu perlu ditanya lagi," tegas Huda.

Sebelumnya, KPK menggeledah rumah dinas Gus Halim di daerah Jakarta Selatan, Jumat (6/9).

Penggeledahan tersebut dilakukan penyidik KPK terkait dugaan suap pengurusan dana hibah untuk kelompok masyarakat (Pokmas) dari APBD Provinsi Jawa Timur tahun 2019-2022.

"Dari penggeledahan tersebut, penyidik melakukan penyitaan berupa uang tunai dan barang bukti elektronik," kata Jurubicara KPK, Tessa Mahardika Sugiarto kepada wartawan, Selasa sore (10/9).

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya