Berita

Roy Suryo /Net

Politik

Pakar Telematika: Percayakah Dunia bahwa Akun Fufufafa Bukan Milik GRR? Ambyar!

RABU, 11 SEPTEMBER 2024 | 10:18 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernyataan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi yang menepis tudingan bahwa akun Kaskus Fufufafa adalah milik Gibran Rakabuming Raka, mendapat respon dari pakar Telematika Roy Suryo. 

Menurut Roy Suryo, Budi Arie tidak usah berlebihan dalam membela keluarga Presiden Joko Widodo (Jokowi) apabila belum tahu betul hasil penelusuran detektif dan ahli digital. 

“Sebenarnya sudah tidak perlu dibantah lagi bahwa akun KasKus Fufufafa yang membuat heboh di masyarakat tersebut adalah orang yang sudah banyak disebut selama ini,” kata Roy Suryo dalam keterangan resminya, Rabu (11/9). 


Roy Suryo menyarankan agar Budi Arie tidak perlu berkomentar tentang sesuatu yang di luar kapasitasnya sebagai ahli digital. 

“Jadi sekali lagi, sebaiknya BAS (Budi Arie Setiadi) tidak perlu komen. Apalagi BAS adalah sosok yang malah terbukti jelas gagal total dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab saat menangani PDN (Pusat Data Nasional) dengan kasus kebocoran data yang sangat memalukan di mata dunia, merugikan masyarakat,” tegasnya.

Belum lagi, masih kata Roy Suryo, akun Kaskus Fufufafa sudah menghapus ribuan postingan lama yang dalam kicauannya sangat agresif menyerang Presiden Terpilih Prabowo Subianto.

“Simple saja, kalau tidak merasa bersalah dan berani gentle menghadapi kenyataan dan hukum, mengapa harus dihapus? At last but not least, percayakah dunia dengan statemen BAS bahwa Akun Fufufafa adalah bukan milik GRR (Gibran Rakabuming Raka)? Ambyar!” pungkasnya.

Sebelumnya, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) mengklaim sudah mendalami soal akun Kaskus Fufufafa yang tengah jadi sorotan publik belakangan ini. 

Menkominfo Budi Arie Setiadi menepis dugaan bahwa akun Kaskus tersebut adalah milik Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka. 

"Oh itu udah lama, udah laah. Udah, udah, udah (didalami). Bukanlah.., bukan," sergahnya saat ditanya wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/9).

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

TNI Siap Turunkan Penerjun Khusus Padamkan Api Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:50

KDKMP Upaya Merebut Kedaulatan Rakyat Atas Pasar

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:34

Pemerintah Kembali Kirim Bantuan ke NTT dan Kalimantan, dari Logistik hingga 500 Mesin Pompa Air

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:30

Sri Purwanti Bangun Bisnis Kuliner Halal Citarasa Nusantara di Taiwan

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:26

Rupiah Melemah, Sanksi Baru AS ke Iran jadi Biang Kerok

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:13

Prabowo Dorong Uji Coba Ubi Bombing untuk Atasi Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:43

El Nino Sangat Kuat, Jangan Bakar Lahan untuk Land Clearing

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:42

Rumor 62,2 Persen Saham BYAN Warning bagi Pasar Modal

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Pencemaran Berulang, DPR Desak Sumber Limbah Pencemar Kali Bekasi Diusut

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Bioskop Jaksinema Hadir di Pasar Rumput, Tiket Cuma Rp15 Ribu

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:28

Selengkapnya