Berita

Bandar Udara Komodo, Labuan Bajo/Net

Bisnis

Menhub Mau Jajaki Kerja Sama Pembukaan Rute Penerbangan UEA-Labuan Bajo

SELASA, 10 SEPTEMBER 2024 | 14:52 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Rencana pembukaan rute penerbangan baru Uni Emirat Arab (UEA)-Labuan Bajo dibahas dalam pertemuan bilateral antara Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Wakil Menteri Investasi UEA, Mohammad Alhawi.

Dalam pertemuan tersebut, Budi berharap pemerintah Abu Dhabi dapat membantu mengembangkan wisata di pulau tersebut, dengan membuka konektivitas rute secara langsung.

Pasalnya, berbagai infrastruktur kata Budi telah dibangun dan dikembangkan di Labuan Bajo, termasuk Bandara Komodo yang saat ini menjadi gerbang transportasi udara di Pulau Flores, NTT. 


"Saya harap Pemerintah UEA dapat mengembangkan konektivitas ke Bandara Komodo. Dengan begitu, Labuan Bajo akan semakin dikenal dan semakin banyak dikunjungi wisatawan mancanegara," ujar Menhub dalam keterangan resmi, Senin (9/9).

Upaya tersebut dilakukan Menhub untuk mendukung potensi wisata di daerah yang menjadi salah satu dari 10 destinasi wisata 'Bali Baru' tersebut.

Sejauh ini, kerja sama sektor transportasi antara Indonesia dengan UEA terjalin baik. Etihad Airways sendiri telah mengoperasikan penerbangan dari Abu Dhabi ke Jakarta dan Denpasar.

Kemudian, Indonesia juga telah menyetujui sebelas poin penerapan codeshare domestik seperti yang diminta UEA. Dengan begitu, konektivitas dari UEA ke Indonesia semakin terbuka.
 
"Saya senang dapat bertemu untuk membahas pengembangan kerja sama sektor transportasi antara Indonesia dan UEA. Saya juga ingin menjajaki pengembangan lebih lanjut kerja sama kita di luar sektor penerbangan. Saya ingin mengundang UEA berpartisipasi dalam investasi infrastruktur transportasi," tutur Menhub.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya