Berita

Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono di bekas lokasi kebakaran di Manggarai/Ist

Nusantara

DKI Gratiskan Warga Terdampak Kebakaran Manggarai Tempati Rusun

SELASA, 10 SEPTEMBER 2024 | 04:26 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menyerahkan bantuan 40 paket sembako kepada warga Manggarai yang terdampak musibah kebakaran, di Rusun Pasar Rumput, Pasar Manggis, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (9/9). 

Heru mengatakan, bantuan tersebut bersinergi dengan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) untuk meringankan beban warga.

"Ini dari APPBI yang menyumbang 450 paket bagi korban kebakaran. Saya ucapkan terima kasih. Apresiasi juga kepada Pasar Jaya dan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan yang telah memfasilitasi warga untuk tinggal di Rusun Pasar Rumput," kata Heru.


Heru menjelaskan, sebanyak 450 warga yang diungsikan ke Rusun Pasar Rumput menempati rusun selama tiga bulan secara gratis. 

"Untuk sementara waktu, mereka belum bisa kembali ke rumahnya, diberi waktu tiga bulan menempati rusun secara gratis. Ada waktu tiga bulan untuk mereka bisa kembali ke tempat asalnya," kata Heru.

Di sisi lain, Heru menerangkan, terdapat dua konsep hunian di Rusun Pasar Rumput, di mana rusun tersebut terintegrasi dengan area pasar. Area bawah untuk pasar, sedangkan area atas untuk unit hunian.

"Rusun ini dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), tetapi dikelola oleh Pemprov DKI Jakarta," kata Heru.

Heru juga menegaskan, Pemprov DKI Jakarta telah menjalin komunikasi dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) terkait keberlanjutan nasib warga terdampak kebakaran yang sebelumnya menempati lahan PT KAI di Manggarai. 

Salah satu poin yang ditekankan Pemprov DKI Jakarta adalah terkait pemanfaatan lahan.




Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya