Berita

Rudy Mas'ud-Seno Aji/Net

Politik

Pilkada Kalimantan Timur

Bersama Koalisi Besar, Elektabilitas Rudy-Seno Unggul Jauh

SENIN, 09 SEPTEMBER 2024 | 10:09 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Menjelang penetapan pasangan calon kepala daerah pada Pilkada 2024, sejumlah pasangan calon yang telah mendaftar ke KPU mencatatkan elektabilitas dinamis.

Salah satunya seperti terekam oleh Lembaga Survei dari Timur Barat Research Centre (TBRC) dalam hasil survei peta kekuatan suara di Pilkada Kalimantan Timur.

Pilkada Kaltim diikuti oleh dua pasangan calon, yakni Isran Noor-Hadi Mulyadi diusung PDIP, Demokrat, Gelora, Hanura, Partai Ummat, dan Perindo.


Sedangkan pasangan Rudy Mas'ud-Seno Aji diusung Partai Golkar, Gerindra, PKB, PAN, PKS, Nasdem, PPP, PSI, PBB, Partai Buruh, Partai Garuda, PKN, dan Partai Prima.

Perihal ini, pada tingkat elektabilitas dengan pertanyaan terbuka, TBRC mensimulasikan dua pasangan cagub-cawagub Kalimantan Timur pada responden dengan pertanyaan "Apabila Pilkada dilaksanakan hari ini siapa yang anda pilih?"

"Hasilnya, pasangan Rudy Mas'ud-Seno Aji unggul dengan tingkat elektabilitas 47,9 persen," ujar Direktur TBRC Johanes Romeo dalam keterangan tertulis, Senin (9/9)

Sementara itu, kata dia, pasangan Isran Noor-Hadi Mulyadi memperoleh 31,4 persen, dan yang belum menentukan pilihan sebanyak 20,7 persen.

TBRC juga melakukan simulasi pertanyaan tertutup menggunakan kertas kuisioner yang berisikan nama dan gambar kedua pasangan cagub-cawagub.

"Hasil tabulasi data survei menunjukkan pasangan Rudy Mas'ud-Seno Aji dipilih sebanyak 58,2 persen. Lalu pasangan Isran Noor-Hadi Mulyadi sebanyak 33,6 persen, dan yang tidak memilih sebanyak 8,2 persen," pungkasnya.

Survei TBRC digelar pada 28 Agustus hingga 7 September 2024, menyasar 10 kabupaten/kota di Kalimantan Timur.

Dengan teknik sampling multistage random sampling, survei melibatkan 1.450 responden dengan rentang usia 17-70 tahun.

Survei menetapkan margin of error ±2,57 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya