Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

China Buka Peluang seluasnya untuk Investor Asing di Sektor Manufaktur dan Kesehatan

SENIN, 09 SEPTEMBER 2024 | 08:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

China yang sedang berjuang menghidupkan lagi ekonominya, akan membuka sektor manufakturnya untuk investasi asing.

Begitu juga dengan sektor kesehatan, China membuka peluang yang sama untuk modal asing.

Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional (NDRC) mengatakan, Beijing akan menghapus batasan terakhir yang tersisa pada investasi luar negeri di sektor manufaktur mulai 1 November dan memangkas daftar area yang dibatasi untuk investor asing.


"Pemerintah berjanji untuk mempromosikan perluasan dan pembukaan industri jasa dan mendorong akses investasi luar negeri di sektor tersebut," kata NDRC, dikutip dari Bloomberg, Senin (9/9).

Pihak berwenang sedang mempelajari potensi revisi kebijakan, dengan salah satu arah utama adalah untuk mendorong lebih banyak investasi asing ke dalam sektor jasa.

Secara terpisah, China juga mengumumkan serangkaian kebijakan untuk lebih membuka sektor perawatan kesehatannya.

Modal asing akan diizinkan untuk terlibat dalam pengembangan dan penerapan teknologi yang mencakup sel punca, diagnosis dan perawatan gen di zona perdagangan bebas percontohan di Beijing, Shanghai, Guangdong, dan Hainan, menurut pernyataan yang dimuat di situs web Kementerian Perdagangan.

Semua produk yang telah didaftarkan, dipasarkan, dan disetujui untuk diproduksi kemudian dapat digunakan secara nasional.

Pemerintah juga akan mengizinkan pendirian rumah sakit yang sepenuhnya dimiliki asing di Beijing, Tianjin, Shanghai, Nanjing, Suzhou, Fuzhou, Guangzhou, Shenzhen, dan pulau Hainan, menurut pernyataan tersebut. 
Namun, akuisisi rumah sakit umum dan fasilitas yang mempraktikkan pengobatan tradisional Tiongkok masih belum diizinkan, tambahnya. Kebijakan baru tersebut berlaku segera.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya