Berita

Ilustrasi Foto/Net

Politik

Mau Usut Private Jet Bobby, KPK Diduga Tersandera Istana

MINGGU, 08 SEPTEMBER 2024 | 11:46 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan dianggap tersandera oleh Istana jika tidak membuka kasus dugaan penerimaan gratifikasi pesawat jet pribadi oleh keluarga Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep dan Bobby Nasution.

Menurut komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan, dugaan penerimaan gratifikasi oleh anaknya Jokowi, Kaesang Pangarep dan menantu Jokowi, Bobby Nasution yang telah dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus terbuka penanganannya.

"Saya menyarankan agar kasus ini dibuka KPK ke publik, sehingga tidak menimbulkan fitnah kepada keluarga Pak Jokowi di akhir masa jabatannya," kata Kang Tamil kepada RMOL di Jakarta, Minggu (8/9).


Namun jika KPK enggan transparan kata akademisi Universitas Dian Nusantara ini, maka KPK dianggap tersandera oleh Istana.

"Jika KPK engan membuka kasus ini ke publik, maka patut diduga, KPK tidak berani meneruskan proses laporan tersebut karena adanya saling sandera kepentingan antara KPK dan Istana," pungkas Kang Tamil.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya