Berita

Polisi ungkap motif kasus penyiraman air keras terhadap pasangan sejoli di Cengkareng, Jakarta Barat/Ist

Presisi

Sakit Hati Ditegur, Pegawai Kafe Nekat Serang Rekan Kerja dengan Air Keras

JUMAT, 06 SEPTEMBER 2024 | 07:55 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Polisi mengungkap motif kasus penyiraman air keras terhadap pasangan sejoli di Cengkareng, Jakarta Barat pada Minggu (1/9).

Pelaku berinisial JJS alias A (18) merupakan rekan kerja dari korban di sebuah kafe di daerah Green Lake. Ia nekat melakukan aksi tersebut karena sakit hati dan tersinggung terkait kesalahan dalam menyajikan makanan kepada pelanggan. 

"Pelaku sakit hati karena kerap dimarahi korban, sehingga ia mempersiapkan air keras dan merencanakan untuk melukai korban," kata Wakapolres Metro Jakarta Barat, AKBP Teuku Arsya Khadafi, yang didampingi Kapolsek Cengkareng, Kompol Stanlly Soselia di Polres Metro Jakbar, Kamis (5/9).


Dalam menjalankan aksinya, pelaku menunggu waktu yang tepat.

Setelah mengetahui kebiasaan pulang kerja korban, pelaku lalu membuntuti dan akhirnya menyiramkan air keras ke korban di Jalan Nusa Indah, Kresek Duri Kosambi, Cengkareng.

Akibat air keras itu, korban menderita luka bakar 90 persen. Korban pun dirujuk ke RSCM untuk perawatan lebih lanjut. 

Kini pelaku dijerat dengan Pasal 351 ayat 2 KUHP dan terancam hukuman 5 tahun penjara.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Dubes Najib: Dunia Masuki Era Realisme, Indonesia Harus Bersatu

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:10

Purbaya Jamin Tak Intervensi Data BPS

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:06

Polisi Bantah Dugaan Rekayasa BAP di Polsek Cilandak

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:58

Omongan dan Tindakan Jokowi Sering Tak Konsisten

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:43

Izin Operasional SMA Siger Lampung Ditolak, Siswa Diminta Pindah Sekolah

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:23

Emas Antam Naik Lagi, Nyaris Rp3 Jutaan per Gram

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:14

Prabowo Janji Keluar dari Board of Peace Jika Terjadi Hal Ini

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:50

MUI Melunak terkait Board of Peace

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:44

Gibran hingga Rano Karno Raih Anugerah Indoposco

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:30

Demokrasi di Tengah Perang Dingin Elite

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:15

Selengkapnya