Berita

Ratusan pendukung Dawam-Ketut yang menunggu di Kantor KPU Lampung Timur hingga Kamis dinihari (5/9)/Istimewa

Nusantara

Kecewa Jagoannya Ditolak KPU, PDIP Lamtim Curiga Akses Silon Dikunci Lawan

KAMIS, 05 SEPTEMBER 2024 | 11:11 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

KPU Lampung Timur akhirnya menolak pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Dawam Rahardjo dan Ketut Erawan yang diusung PDIP pada hari terakhir perpanjangan pendaftaran, Rabu (4/9).

Bahkan, admin Silon KPU Lampung Timur yang diduga bernama Wulan dan Haris dikabarkan dapat ancaman dan 'menghilang'. 

Menghilangnya suami-istri yang bekerja di KPU Lampung Timur itu, menjadi salah satu faktor yang menghambat proses pendaftaran Dawam-Ketut.


Ditolaknya pendaftaran Dawam-Ketut menuai kekecewaan dari para kader PDIP. 

Ketua PDIP Lampung Timur Ali Johan menyampaikan bahwa pihaknya kecewa karena KPU Lampung Timur menolak pendaftaran Dawam-Ketut.

Soal admin silon yang dikabarkan menghilang dan dapat ancaman itu, Ali Johan menyampaikan bahwa tidak mengetahui pasti soal itu.

"Kami dan pendukung sangat kecewa, jam 3 pagi kami baru sampai rumah. Kami gak bisa berbuat banyak, kalau kami anarkis malah tambah runyam nanti," kata Ali Johan Arief dikutip RMOLLampung, Kamis (5/9). .

Dia menjelaskan secara organisasi seluruh jajaran pengurus partai PDIP telah datang sesuai jadwal dan rencana pendaftaran di KPU Lampung Timur. 

Dugaan Ali, ada andil dari pasangan calon lawan Ela Siti Nuryamah dan Azwar Hadi.

"Silon diduga kunci tim lawan kita (Ela-Azwar) kita sudah berupaya maksimal namun karena ada juga kesepakatan tanda tangan meterai hitam di atas putih, untuk tidak mencabut laporan," ujarnya.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya