Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Harga Minyak Dunia Turun Lebih dari Satu Dolar AS

KAMIS, 05 SEPTEMBER 2024 | 09:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak mentah berjangka turun lebih dari 1 Dolar AS per barel,  dipicu ekspektasi pelemahan permintaan.

Dikutip dari Reuters, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober 2024 turun 1,14 Dolar AS atau sekitar 1,62 persen, menjadi 69,2 Dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange pada Rabu (4/9) Waktu setempat atau Kamis pagi (5/9) WIB.

Harga minyak mentah Brent untuk pengiriman November 2024 merosot 1,05 Dolar AS atau sekitar 1,42 persen, menjadi 72,7 Dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.


Data yang kurang menggembirakan dari AS dan China memperkuat ekspektasi akan melemahnya ekonomi global dan permintaan minyak, yang membantu memicu penurunan yang lebih luas di pasar dunia.

Pedagang meyakini bahwa pertikaian yang menghentikan ekspor minyak Libya akan segera berakhir, sehingga lebih banyak pasokan minyak mentah kembali beroperasi.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya