Berita

Pegi Setiawan didampingi kuasa hukumnya Toni RM/RMOLJabar

Nusantara

Pegi Setiawan Doakan 6 Terpidana Kasus Vina Cirebon Segera Bebas

KAMIS, 05 SEPTEMBER 2024 | 03:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Mantan tersangka dalam kasus pembunuhan Vina dan Eky pada 2016 silam di Cirebon, Pegi Setiawan, menghadiri sidang Peninjauan Kembali (PK) pertama atas 6 terpidana di Pengadilan Negeri (PN) Cirebon Kelas IB.

Kedatangan Pegi Setiawan tersebut untuk memberikan dukungan dan mendoakan para terpidana agar PK tersebut dikabulkan oleh Mahkamah Agung (MA).

"Kedatangan kami untuk mendoakan, mendukung, dan harapan kami semoga mereka segera bebas, segera pulang dan berkumpul dengan keluarga. Karena saya pribadi hanya orang biasa, tidak bisa apa-apa hanya bisa mendoakan," ucap Pegi, dikutip RMOLJabar, Rabu (4/9).


Pegi mengatakan, hingga saat ini belum menerima permintaan untuk menjadi saksi pada sidang PK enam terpidana itu.

Lebih lanjut, Pegi meyakini, enam terpidana itu tidak terlibat dalam kasus pembunuhan Vina dan Eky.

"Saya yakin terpidana ini bukan pelakunya, karena saya pribadi saja tertuduhkan dan tidak bersalah," tegasnya.

Pegi Setiawan sempat ditangkap dan ditahan oleh penyidik Polda Jabar pada Selasa (21/5). Namun kuasa hukum Pegi Setiawan menilai petugas kepolisian telah melakukan salah tangkap terhadap Pegi Setiawan.

Kuasa hukum Pegi Setiawan pun mengajukan praperadilan ke Pengadilan Negeri (PN)  Bandung. Hingga akhirnya, pada Senin (8/7) Hakim PN Bandung mengabulkan praperadilan tersebut, sehingga status tersangka pada Pegi Setiawan dibatalkan.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya