Berita

Konselor Pertanian Kedutaan Besar AS, Lisa Ahramjian di acara pembukaan paviliun Amerika di pameran Food Ingredients Asia-Indonesia (FiA) 2024 pada Rabu, 4 September 2024/RMOL

Dunia

Demi Perluas Pasar Makanan Indonesia, AS Usaha Raih Sertifikat Halal

RABU, 04 SEPTEMBER 2024 | 18:56 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Keseriusan Amerika Serikat untuk memperluas pasar pengolahan makanan di Indonesia dibuktikan dengan upaya perusahaan makanan mereka dalam meraih sertifikat halal.

Hal itu diungkap oleh Konselor Pertanian Kedutaan Besar AS, Lisa Ahramjian di acara pembukaan paviliun Amerika di pameran Food Ingredients Asia-Indonesia (FiA) 2024 pada Rabu (4/9).

Ahramjian menjelaskan sertifikat halal sulit didapat, khususnya untuk perusahaan makanan AS. Sebab, proses pemeriksaannya mencakup seluruh bahan yang digunakan.


"Saya akan mengatakan untuk sertifikasi halal, itu sulit bagi bahan olahan yang memiliki jumlah bahan yang sangat banyak, karena setiap bahan harus dievaluasi secara terpisah," ungkapnya kepada RMOL.

Kendati demikian, menurut Ahramjian, perusahaan Amerika paham betul pentingnya sertifikat halal di Indonesia sehingga mereka mengusahakan hal tersebut.

"Kami pasti mendorong sebanyak mungkin dari mereka untuk mendapatkan sertifikasi Halal sehingga mereka dapat membawa ekspor mereka ke pasar Indonesia," ujar Ahramjian.

Dia mengungkap sejauh ini terdapat  lima lembaga sertifikasi halal yang terakreditasi untuk dapat mensertifikasi produk di AS agar dapat masuk ke Indonesia.

"Jadi banyak perusahaan-perusahaan AS sekarang, Anda tahu, berusaha  bagaimana caranya mereka dapat memperoleh sertifikasi halal," pungkasnya.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

UPDATE

Penyegelan Tiffany & Co jadi Pesan Tegas ke Pelaku Usaha yang Curang

Sabtu, 14 Februari 2026 | 01:57

Istri Mantan Kapolres Bima Kota Turut Diperiksa soal Kepemilikan Narkoba

Sabtu, 14 Februari 2026 | 01:36

Dokter Diaspora Kenang Kisah Bersama PDIP saat Bencana Sumatera

Sabtu, 14 Februari 2026 | 01:19

Kepala BGN Hingga Puluhan Perwira Polri Peroleh Bintang Jasa dari Prabowo

Sabtu, 14 Februari 2026 | 00:57

Sekjen PDIP: Bencana adalah Teguran Akibat Kebijakan yang Salah

Sabtu, 14 Februari 2026 | 00:32

Garda Satu Papua Barat Tempuh Jalur Hukum Atasi Aksi Premanisme

Sabtu, 14 Februari 2026 | 00:10

Kerry Riza Chalid Dituntut Bayar Uang Pengganti Rp13,4 Triliun

Sabtu, 14 Februari 2026 | 00:01

Legislator Demokrat Jakarta Pimpin Kader Ziarahi Makam Misan Syamsuri

Jumat, 13 Februari 2026 | 23:54

Polisi Tangkap Warga Malaysia Pengedar Narkoba Senilai Rp39,8 Miliar

Jumat, 13 Februari 2026 | 23:28

BPKH Dorong Peningkatan Diplomasi Ekonomi ke Arab Saudi

Jumat, 13 Februari 2026 | 23:07

Selengkapnya