Berita

Walikota Medan, Bobby Nasution/RMOL

Politik

Bobby Pertanyakan Rencana KPK Klarifikasi Kaesang soal Jet Pribadi

RABU, 04 SEPTEMBER 2024 | 06:13 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Rencana Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengundang putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, untuk mengklarifikasi terkait dugaan gratifikasi dalam penggunaan jet pribadi justru dipertanyakan oleh sang kakak ipar, Bobby Nasution. 

Walikota Medan itu mempertanyakan apakah Kaesang pejabat publik sehingga harus dilakukan klarifikasi.

"Emang Kaesang pejabat publik? Setahu saya Kaesang bukan pejabat publik ya," kata Bobby, kepada wartawan, Selasa (3/9).


Tak hanya itu, menantu Presiden Jokowi itu membantah narasi yang beredar bahwa Kaesang menghilang atau kabur usai kepergiannya ke Amerika Serikat dengan menggunakan jet pribadi menjadi viral.

"Kabur? Mana ada kabur, enggak, enggak," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua KPK Nawawi Pomolango menyebut Kaesang memang bukan subjek hukum yang ditangani pihaknya, karena bukan penyelenggara negara. 

Akan tetapi, menurut Nawawi, hal ini perlu dilakukan karena Kaesang merupakan bagian dari keluarga Presiden Jokowi dan Wakil Presiden terpilih, Gibran Rakabuming Raka.

"Melakukan klarifikasi atas isu-isu tersebut adalah merupakan lingkup tugas kewenangan KPK. Yang bersangkutan mungkin memang bukan penyelenggara negara, tapi publik mengetahui siapa sosok yang bersangkutan. Tentu perlu diklarifikasi apakah kemudahan-kemudahan yang diperoleh yang bersangkutan ada kaitannya misalnya dengan jabatan-jabatan penyelenggara negara yang disandang keluarganya," ucap Nawawi kepada wartawan, Jumat (30/8).

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya