Berita

Bakal calon Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, berkunjung ke Bogor Jawa Barat, Selasa (3/9)/Istimewa

Politik

Maju di Pilkada Jakarta, Rano Karno Minta Restu Sesepuh Pencak Silat Jabar

RABU, 04 SEPTEMBER 2024 | 02:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Bakal calon Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, meminta doa restu kepada sesepuh pencak silat yang ada di Desa Cipayung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (3/9). 

Dia menemui bapak Pencak Silat Dunia, Mayor Jendral (Purn) Eddy Marzuki. Keduanya terlihat begitu cair dan hangat membahas politik yang akan dihadapi Rano Karno di Pilkada Jakarta. 

Pria yang akrab disapa Bang Doel itu mengatakan, dia sengaja datang untuk meminta restu dan juga dukungan kepada Mayjen (Purn) Eddy Marzuki untuk maju menghadapi kontestasi Pilkada Jakarta.


“Ini jujur, kesatu rasa bangga, Pak Edy ini boleh dibilang sesepuh. Beliau nih pernah menjadi wakil gubernur (Jakarta) tahun 84-87, zamannya Pak Suprapto. Jadi memang sangat wajar saya minta doa dan dukungan dari beliau,” kata Bang Doel, dikutip RMOLJabar, Selasa (3/9). 

Selain itu, pertemuan ini sekaligus bersilaturahmi dan berbincang seputar sejarah pencak silat yang merupakan salah satu budaya di Indonesia yang telah diakui oleh dunia.

“Inilah artinya silaturahim. Kalau tidak terputus mudah-mudahan jadi amal ibadah juga. Saya manggilnya engkong, kong Edi, harapan saya pencak silat tuh harus berdiri sendiri karena pencak silat itu adalah budaya, bukan sebuah beladiri tapi itu adalah kultur di budaya, nah itulah harapannya,” ujar Doel. 

Rencananya, jika ia terpilih menjadi Wakil Gubernur Jakarta, dia akan membangun museum khusus pencak silat yang akan dibangun di kediaman Mayjen (Purn) Eddy Marzuki.

“Apalagi beliau ini tokoh dunia, makanya mungkin ada rencana bikin museum pencak silat di sini. Jadi inilah kebudayaan. Jadi sekali lagi tentu saya datang, karena beliau mengizinkan datang jadi saya datang kesini,” pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya