Berita

Ketua Umum Partai Negoro, Faizal Assegaf/RMOL

Politik

Cegah Ketua DPR Karbitan, Partai Negoro Dorong Revisi UU MD3

SELASA, 03 SEPTEMBER 2024 | 20:35 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Polemik revisi UU tentang MPR, DPR, DPRD dan DPD (MD3) terus bergulir di publik.

Ketua Umum Partai Negoro, Faizal Assegaf menyatakan perlunya revisi itu segera agar terwujud pemilihan Ketua DPR yang demokratis.  

“Publik mendukung mayoritas Parpol (non PDIP) di parlemen mengevaluasi UU MD3 agar mekanisme pemilihan Ketua DPR periode 2024-2029 dibuat secara terbuka dan demokratis,” kata Faizal dalam keterangan yang diterima redaksi, Selasa (3/9).


Lanjut dia, hal tersebut guna mencegah munculnya Ketua DPR titipan atau karbitan.

“Tujuannya mencegah munculnya Ketua DPR karbitan yang prestasinya makan gaji buta, berperan sebagai boneka Istana dan gemar mematikan mic,” jelas Faizal.

Menurutnya, era dinasti Jokowi dan dinasti Megawati akan berakhir dengan lahirnya DPR dan Presiden baru. Selama hampir 10 tahun, PDIP yang memimpin DPR hanya menjadi pelayan kepentingan petugas partai.

“Akibatnya, peran pengawasan DPR sama sekali tidak berfungsi, lumpuh total dan berakibat maraknya terjadi kejahatan korupsi, perampokan kekayaan alam, kekacauan bernegara dan pembiaran atas perilaku kekuasaan yang semena-mena,” tegas dia.

Masih kata Faizal, keberadaan DPR harus dikembalikan pada peran dan fungsinya untuk mengawasi kebijakan eksekutif dan yudikatif.

“(Itu) agar kelangsungan kekuasaan baru dapat dikawal dan didorong secara maksimal oleh DPR untuk tujuan keadilan dalam bernegara,” pungkasnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya