Berita

Masjid Ibrahimi, Hebron, Tepi Barat/AA

Dunia

Tentara Israel Kepung Masjid Ibrahimi Tepi Barat, Larang Muslim Masuk

MINGGU, 01 SEPTEMBER 2024 | 15:46 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Tentara Pendudukan Israel (IOF) mengepung kota Hebron, Tepi Barat dan menutup Masjid Ibrahimi dari umat Muslim. 

Mengutip laporan Anadolu Ajansi pada Minggu (1/9), dalam aksinya IOF juga melakukan penyerbuan di lingkungan Wadi Al-Hariya dan menggeledah beberapa rumah.

"Serangan itu juga menargetkan lingkungan Jabal Abu Rumman, tempat tentara dan penembak jitu terlihat mengambil posisi di atap bangunan rumah," ungkap laporan tersebut. 


Kepala Masjid Ibrahimi, Sheikh Mutaz Abu Sneina mengatakan masjid ditutup sejak Sabtu pagi (31/8) tanpa pemberitahuan sebelumnya. 

Anehnya orang-orang Yahudi diperbolehkan masuk ke dalam tempat suci tersebut, sementara umat Muslim Palestina dilarang. 

"Pasukan pendudukan menutup masjid sejak pukul 04.00 pagi (waktu setempat) tanpa peringatan, mencegah jamaah masuk," kata Abu Sneina.

Tentara Israel mengonfirmasi penutupan masjid itu dalam sebuah pernyataan di akunnya di X. Mengatakan bahwa penutupan itu dilakukan menyusul adanya sabotase di blok permukiman ilegal Gush Etzion dan permukiman Karmei Tzur. 

"Masjid tersebut ditutup sebentar untuk alasan keamanan dan kemudian dibuka kembali dengan langkah-langkah keamanan yang ketat," ungkap pernyataan itu.

Penggerebekan dan penutupan masjid terjadi hanya beberapa jam setelah tiga perwira Israel, termasuk seorang komandan brigade, terluka dalam ledakan bom mobil di persimpangan Gush Etzion di Tepi Barat selatan. 

Ledakan itu bertepatan dengan serangan di permukiman Karmei Tzur di dekatnya.

Ketegangan meningkat di seluruh Tepi Barat yang diduduki di tengah serangan Israel yang sedang berlangsung di Jalur Gaza, yang telah menewaskan lebih dari 40.600 warga Palestina, sebagian besar wanita dan anak-anak, sejak 7 Oktober tahun lalu. 

Menurut sumber-sumber Palestina, sedikitnya 674 warga Palestina telah tewas, hampir 5.400 terluka, dan lebih dari 10.300 ditangkap di Tepi Barat selama periode yang sama.

Situasi terus meningkat, dengan Israel melancarkan serangan terbesarnya di Tepi Barat yang diduduki dalam dua puluh tahun.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya