Berita

Bank BTPN/Net

Bisnis

Begini Kinerja BTPN Sebelum Rebranding jadi Bank SMBC Indonesia

SABTU, 31 AGUSTUS 2024 | 14:35 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT Bank BTPN Tbk yang baru mengganti nama menjadi PT Bank SMBC Indonesia Tbk mencatat kinerja keuangan yang positif sepanjang semester I - 2024.

Selama enam bulan pertama tahun ini atau sebelum berganti nama, perseroan tersebut tercatat telah mengantongi pendapatan bunga bersih nyaris mencapai Rp7,0 triliun, atau naik sebesar 17 persen.

Pertumbuhan ini didorong oleh kenaikan penyaluran kredit yang melonjak 19 persen secara tahunan (yoy) dengan nilai mencapai Rp176,2 triliun.


Selain itu, saldo giro dan tabungan (current account & saving account/CASA) bank ini juga mengalami peningkatan signifikan sebesar 29 persen yoy menjadi Rp48,1 triliun pada akhir Juni 2024. 

Deposito pun ikut mengalami kenaikan meski hanya sebesar 1 persen yoy, dengan mencapai Rp70,9 triliun. Dengan demikian, rasio CASA meningkat pesat menjadi 40,4 persen pada akhir Juni 2024.

Secara keseluruhan, total dana pihak ketiga (DPK) Bank BTPN tumbuh 11 persen yoy, hampir mencapai Rp119 triliun pada akhir Juni 2024. Di sisi lain, total aset bank ini juga naik sebesar 22 persen yoy, mencapai Rp235,8 triliun.

Kinerja keuangan yang kuat ini menandai awal yang positif bagi BTPN dalam melakukan rebranding menjadi Bank SMBC Indonesia.

Bank BTPN optimistis untuk melanjutkan pencapaian tersebut dan menegaskan bahwa produk dana layanan bank akan tetap sama dengan adanya transformasi merek.

"Bank BTPN tetap berkomitmen untuk terus beradaptasi dan berinovasi untuk memberikan produk dan layanan terbaik, serta mengedepankan kemudahan proses pelayanan dan meningkatkan kenyamanan nasabah dalam bertransaksi, untuk menciptakan kehidupan yang lebih berarti bagi seluruh nasabah kami," kata Direktur Utama Bank BTPN, Henoch Munandar.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya