Berita

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam acara Seminar Enam Dekade Lembaga Demografi FEB UI/RMOL

Bisnis

Wamen Suahasil: Kelompok Kelas Menengah Penting untuk Perekonomian Indonesia

SABTU, 31 AGUSTUS 2024 | 07:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Angka kemiskinan di Tanah Air selama 10 tahun terakhir cenderung menurun.

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, hal itu menandakan perekonomian masyarakat Indonesia mengalami peningkatan. 

"Peningkatan itu seiring dengan berbagai upaya yang dilakukan pemerintah Indonesia untuk rakyatnya," jelas Suahasil saat berbicara dalam Seminar Enam Dekade Lembaga Demografi FEB UI, Jumat petang (30/8). 


"(Angka) rentan miskin dan miskin kalau dibandingkan antara tahun 2014 dan 2024, itu turun dari 38,12 persen pada 2014 menjadi 33,26 persen pada 2024," terangnya.

Ia juga memaparkan perkembangan ekonomi masyarakat dari 'menuju kelas menengah' ke tingkat 'kelas menengah' juga meningkat. Dari yang awalnya 61,45 persen pada 2014, menjadi 66,35 persen pada tahun 2024.

"Kalau dijumlahkan orangnya ya, dari 'menuju kelas menengah' dan 'kelas menengah' di tahun 2024 itu sekarang tidak kurang dari 185 juta orang," jelasnya. 

Suahasil memaparkan,  tingkat perekonomian mereka meningkat dengan asumsi pendapatan dalam satu keluarga mencapai Rp 7 juta - Rp 8 juta per bulan. Adapun dalam satu keluarga maksimal jumlah jiwanya terdapat empat orang, yang terdiri dari satu kepala rumah tangga, ibu rumah tangga dan dua anak.

Suahasil menegaskan, keluar dari kemiskinan itu adalah progres yang memang diinginkan. Kelompok yang 'menuju kelas menengah' maupun yang ada di 'kelas menengah' adalah yang luar biasa pentingnya untuk perekonomian di Indonesia. 

Berdasarkan data BPS, jumlah penduduk tergolong kelas menengah pada tahun 2024 mencapai 47,85 juta jiwa. Angka ini setara dengan 17,13 persen proporsi masyarakat di Tanah Air. 

Jumlah masyarakat kelas menengah itu tercatat turun dari tahun 2023 yang mencapai 48,27 juta jiwa. Angka ini setara dengan 17,44 persen masyarakat. 

Seiring dengan berkurangnya jumlah kelas menengah, jumlah masyarakat tergolong menuju kelas menengah tercatat meningkat. Pada 2024, BPS mencatat, jumlah masyarakat tergolong menuju kelas menengah mencapai 137,50 juta jiwa. 

Masyarakat golongan ini mendominasi populasi nasional, dengan persentase mencapai 49,22 persen total penduduk.

Seminar Enam Dekade Lembaga Demografi FEB UI bertajuk "Generasi Silver Aktif dan Sejahtera pada Indonesia Emas 2045"  diselenggarakan untuk memperingati enam dekade berdirinya Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI).

Seminar ini bertujuan untuk mengeksplorasi isu-isu terkini terkait generasi silver (lansia) dan berbagai tantangan yang dihadapi menuju Indonesia Emas 2045.

Suahasil menekankan pentingnya mendukung pertumbuhan usia produktif dengan kebijakan pemerintah yang komprehensif, mulai dari fase prenatal hingga usia lanjut. 

Keberhasilan dan upaya di masa produktif sangat mempengaruhi kualitas hidup di usia senja. 

Beliau juga menyoroti bahwa investasi di bidang pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial yang adaptif, serta reformasi sistem pensiun memiliki peran krusial dalam mewujudkan silver demographic dividend yang berkelanjutan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya