Berita

Paus Fransiskus/Net

Nusantara

Kunjungan Paus Fransiskus Pertanda Toleransi Beragama Makin Baik

JUMAT, 30 AGUSTUS 2024 | 21:38 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Indonesia siap menyambut kedatangan Paus Fransiskus. Melalui Kementerian Agama, pemerintah telah melakukan berbagai koordinasi lintas sektor demi memastikan kedatangan Paus berjalan sukses.

"Kami sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak. Kunjungan ini bukan hanya menjadi momen penting bagi umat Katolik, tetapi juga menjadi simbol penting bagi kerukunan antarumat beragama di Indonesia," kata Menag, Yaqut Cholil Qoumas dalam keterangannya, Jumat (30/8).

Sebagai negara dengan mayoritas penduduk muslim, Indonesia berkomitmen mewujudkan moderasi beragama melalui kunjungan Paus pada 3 sampai 6 September 2024 nanti. Kunjungan ini juga menjadi tanda toleransi beragama di Indonesia semakin membaik.


“Kehadiran Paus di Indonesia ini mengirimkan pesan kuat kepada dunia bahwa Indonesia adalah negara yang toleran, di mana keberagaman agama dihargai dan dijaga dengan baik," tambah Ketua PBNU, Ulil Abshar Abdalla.

Selain itu, kunjungan ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat dialog lintas agama. Paus Fransiskus dikenal sebagai sosok yang selalu mengedepankan dialog dan persaudaraan antarumat beragama.

Di sisi lain, Ketua Pemuda Katolik Komda Jatim, Christophorus Suryo mengatakan, kehadiran Paus akan menjadi pelepas dahaga umat Katolik di Indonesia, setelah kunjungan Paus Yohannes Paulus lebih dari 35 tahun lalu.

“Ini menjadi momentum umat Katolik lebih memaknai kehadiran Paus sebagai semangat perdamaian, cinta kasih, membangun bangsa ini lebih plural, menghormati perbedaan, dan bangsa menciptakan persatuan meskipun dari berbagai suku, agama berbeda," lanjut Suryo.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya