Berita

Ketua Umum Partai Negoro Faizal Assegaf (kiri)/RMOL

Politik

Batal Usung Anies Baswedan

Partai Negoro Endus Permainan Jokowi-Mega dalam Kebohongan

JUMAT, 30 AGUSTUS 2024 | 00:20 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Wacana pendaftaran Anies Baswedan-Ono Surono sebagai pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) menjadi breaking news sore tadi.

Akhirnya, Anies pun diberitakan tak jadi maju Pilgub Jabar. Lagi-lagi Anies seakan kena prank dari PDIP setelah sebelumnya digadang-gadang juga maju di Pilgub Jakarta.

Kritikus politik Faizal Assegaf mengendus ada permainan antara Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menjegal langkah Anies. 


“Kepada PDIP dan Ibu Megawati berhentilah bermanuver dengan drama politik seolah Anies Baswedan dan Ono Surono akan diusung di Pilgub Jawa Barat malam ini. Isu busuk itu sengaja disemburkan demi menutupi terbongkarnya kolusi politik Jokowi dan Mega mengusung Pramono di Pilgub DKI Jakarta,” kata Faizal dikutip RMOL dalam akun media X pribadinya, Kamis malam (29/8).

Ketua Umum Partai Negoro itu menilai rakyat sudah bosan dengan intrik-intrik politik yang dimainkan istana bersama PDIP, yang notabene merupakan pengusung Jokowi sejak 2014.  

“Rakyat dan mahasiswa semakin fokus mengamati intrik politik tipu-tipu PDIP dan Megawati. Semakin kalian bermain politik licik, menunjukan betapa bodoh dan paniknya kalian di mata publik,” beber Faizal.

“Kalian bukan idealnya para kader partai, tapi komplotan politisi yang digembala oleh Jokowi secara tidak beradab. Semua pertunjukan kalian sudah terbongkar: Bersenyawa dengan Jokowi dalam kebohongan,” tandasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya