Berita

Ketua DPP PDIP, Puan Maharani/RMOL

Politik

PDIP Pede Warga Pilih Pramono Meski Elektabilitas Rendah

KAMIS, 29 AGUSTUS 2024 | 12:59 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Meski elektabilitas Pramono Anung tergolong rendah, DPP PDIP tetap mantap mengusungnya sebagai  bakal calon gubernur di Pilkada Jakarta 2024. 

Ketua DPP PDIP, Puan Maharani menegaskan bahwa keputusan mencalonkan dua kadernya, Pramono dan Rano Karno ini merupakan bagian dari hak politik partai. Lebih jauh daripada itu, PDIP berkomitmen untuk bekerja sama dengan warga Jakarta dalam membangun Jakarta.

“Hak politik dari partai politik mempunyai kesempatan untuk bisa mengusung di DKI dan mempunyai komitmen PDIP Perjuangan mempunyai komitmen untuk bisa bergotong-royong bersama warga atau rakyat yang ada di DKI,” kata Puan kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (29/8). 


Mengenai kans kemenangan Pramono-Rano di Pilkada Jakarta, Puan menyerahkan sepenuhnya kepada rakyat Jakarta yang akan memilih para calon pemimpinnya kelak. 

“Jadi, biarkan ini mengalir, biarkan warga DKI yang memilih nanti pada waktunya,” kata Ketua DPR RI dari fraksi PDIP ini. 

Sebelumnya, bakal Calon Gubernur Jakarta dari PDIP Pramono Anung tetap percaya diri mengadapi rivalnya di Pilkada Jakarta 2024, dalam hal ini Ridwan Kamil.

"Ya kalau udah mau maju ya tarung bahwa dia didukung oleh semuanya saya sendirian enggak apa apa, saya berkoalisi sama siapa? Sama rakyat aja," kata Pramono Anung di kediaman pribadinya, Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (28/8).

Namun begitu, Pramono Anung tak menepis jika elektabilitasnya berdasarkan hasil survei sangat jauh dibandingkan calon lain. 

“Ya saya harus mengakui secara jujur banyak orang mengatakan kalau saya disurvei hari ini bahkan namanya aja enggak ada karena emang hampir 7 tahun lebih saya tidak pernah sekalipun membuat statement di ruang publik,” kata Pramono Anung.



Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya