Berita

Komisioner KPU DKI Jakarta/Repro

Politik

Pendaftaran Dharma-Kun Tetap Diproses KPU Meski Ada Dugaan Pidana

KAMIS, 29 AGUSTUS 2024 | 11:06 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta akan tetap memproses pendaftaran bakal pasangan calon (bapaslon) perseorangan, Dharma Pongrekun-Kun Wardana, meskipun terdapat laporan dugaan pelanggaran pidana pilkada yang tengah ditangani Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) DKI Jakarta. 

Hal tersebut disampaikan Anggota KPU DKI Jakarta, Doddy Wijaya, dalam siaran ulang jumpa pers di Kantor KPU DKI Jakarta, Jalan Salemba Raya, Senen, Jakarta Pusat, yang diakses Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL melalui Youtube, Kamis (29/8). 

Doddy mengatakan, KPU DKI Jakarta tetap mengikuti proses penanganan laporan dugaan pelanggaran pidana pilkada Dharma-Kun, terkait pencatutan data warga sebagai syarat dukungan pencalonan perseorangan. 


"Untuk proses di Bawaslu kami menghormati dan menghargai proses penanganan dugaan pelanggaran pemilu yang masih berjalan," ujar Doddy.

Oleh karena itu, Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu DKI Jakarta itu memastikan, tahapan pencalonan gubernur dan wakil gubernur yang tengah berjalan akan terus berlanjut, sembari menunggu hasil penanganan pelanggaran pidana pilkada oleh Bawaslu. 

"Tentu kami menunggu sepeti apa hasilnya, dan kami akan menindaklanjuti sesuai peraturan perundang-undangan," demikian Doddy menambahkan.



Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya