Berita

Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia/RMOL

Politik

Usung Airin, Bahlil Bermain Api dengan KIM

RABU, 28 AGUSTUS 2024 | 00:51 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Keputusan Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, yang mengusung Airin Rachmi Diany sebagai calon Gubernur Banten di Pilkada 2024 mendapat banyak apresiasi.                    

Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin, berpandangan bahwa keputusan Bahlil mengusung Airin adalah langkah politik yang tepat.
 
“Bagaimanapun, Airin merupakan kader Golkar yang memiliki elektabilitas tinggi, punya potensi menang juga,” kata Ujang Komarudin kepada wartawan, Selasa (27/8).
 

 
“Oleh karena itu, mungkin untuk menjaga kader yang potensial itu, Airin didorong diusung oleh Partai Golkar yang sebelumnya rekomendasi Golkar diberikan kepada Andra Soni dan Dimyati,” sambungnya.
 
Menurut Ujang, langkah Bahlil Lahadalia menarik dukungan dari Andra Soni yang didukung oleh partai Koalisi Indonesia Maju (KIM) plus dipandang sebagai langkah yang berani karena memiliki risiko.
 
Namun, langkah politik terakhir dengan mengusung Airin di Pilkada Banten merupakan bagian dari kepiawaian Bahlil dalam membangun komunikasi politik dengan partai-partai di KIM.
 
“Tentu ini keberanian Partai Golkar yang mengusung Airin di tengah-tengah kemarin pasca Munas dipercepat ya, tentu itu juga punya risiko,” ucapnya.
 
Ujang mengatakan bahwa menarik kembali dukungan dan memberikannya kepada Airin merupakan hal yang wajar. Sebab, Golkar berhak memberikan rekomendasi kepada siapapun, baik kepada Andra Soni maupun kepada Airin.
 
Namun, di detik-detik terakhir, Bahlil dengan tegas memberikannya kepada Airin dan lebih mengutamakan kadernya sendiri.
 
“Sangat aneh kalau kadernya sendiri tidak diprioritaskan, sangat aneh kalau kadernya sendiri tidak didukung. Jadi, ya sudah sesuai dengan arah kebijakan partai saja, mengusung kadernya untuk bisa maju mendukung Airin di Banten seperti itu,” jelasnya.
 
Ujang menjelaskan bahwa keputusan politik Bahlil ini juga menjadi catatan bagus bagi kaderisasi kepemimpinan di partai politik.
 
Apalagi, Airin merupakan kader terbaik Golkar di Provinsi Banten yang jika diabaikan, bisa diambil oleh PDIP yang secara resmi telah mengusungnya terlebih dahulu dari Partai Golkar.
 
“Ya, saya sih melihat keberanian, keberanian Bahlil mengusung kadernya yang punya basis massa, elektabilitasnya cukup tinggi, hingga harus didukung,” tegasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Hotel Bumi Wiyata Komitmen Penuhi Hak 104 Pekerja Sesuai Ketentuan

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:31

Sinopsis Reawakened Man, Kisah Pemuda yang Hidup Kembali Setiap 3 Hari

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:23

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus ATR/BPN ke Muktamar NU

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Komisi II Didorong Bentuk Pansus untuk Tindaklanjuti Putusan MK Terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:19

Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Ini Daftar Trofi dan Prestasinya

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:10

Kemenkop Buka Suara soal Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:02

8 Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat hingga Akhir 2026, Ada BSU hingga Beras 30 Kg

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:48

Mantan Kacab Jasindo Dipanggil KPK di Kasus Pencairan Komisi Fiktif PT Pelni

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:46

Deretan Pengusaha Rokok Kembali Diperiksa KPK di Kasus Bea Cukai

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:35

Selengkapnya