Berita

Ilustrasi foto/Net

Nusantara

Sukseskan Lumbung Pangan Merauke

Haji Isam Pesan 2 Ribu Excavator dari China Buat Cetak Sawah

SELASA, 27 AGUSTUS 2024 | 00:45 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Dalam mendukung program ketahanan pangan pemerintah khususnya di Indonesia bagian timur, owner Jhonlin Group Haji Syamsuddin Andi Arsyad atau lebih dikenal Haji Isam kembali mendaratkan 264 unit alat berat (excavator) ke Merauke, Papua Selatan beberapa waktu lalu.

Pengusaha tambang asal Kalimantan sebelumnya sudah memesan 2 ribu unit alat berat dari China untuk mencetak satu juta hektare sawah.

Pasalnya, Merauke merupakan daerah yang diplot pemerintah sebagai lumbung pangan di Papua, 


Pengiriman excavator dilakukan tiga gelombang. Pertama dilakukan TB Jhoni IX dan tongkang Liana sebanyak 88 unit. 

Asisten Operasi Project Wanam Satu Juta Hektar di Merauke Haji Deden menuturkan excavator itu tiba Distrik Ilwayab Wanam, Merauke.

Menurut dia, Haji Isam memimpin sendiri proses bongkar muat pengiriman alat berat itu ke Merauke.

“Dengan kedatangan baru ini, hingga saat ini sudah ada 764 unit dari dua ribu unit excavator merk Sany yang dipesan,” jelas Haji Deden kepada wartawan. 

Bagi Haji Isam keberhasilan program cetak sawah adalah tanggung jawab besar dari negara dalam rangka ketahanan pangan. Bahkan beras hasil panennya pun bisa diekspor ke negara tetangga. 

Dua ribu ekskavator yang dipesan oleh Jhonlin Group dari produsen alat berat Sany menghabiskan anggaran sekitar Rp4 triliun. 

“ini merupakan yang terbesar di dunia untuk excavator," tandas Haji Deden.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya