Berita

Pasangan Cagub-Cawagub Kalimantan Tengah Agustiar Sabran dan Edy Pratowo/Ist

Politik

Agustiar-Edy Diyakini Mampu Selaraskan Program Pusat untuk Membangun Kalteng

SENIN, 26 AGUSTUS 2024 | 23:08 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Diusung Partai Gerindra, PAN, dan PKS, diyakini pasangan Cagub-Cawagub Kalimantan Tengah Agustiar Sabran dan Edy Pratowo mampu menyelaraskan program pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden terpilih Prabowo Subianto dengan kebutuhan masyarakat.

Begitu pandangan pengamat politik Universitas Palangkaraya Jhon Retei Alfri. Kata dia, partai politik yang mengusung menjadi kekuatan besar yang membuat Agustiar-Edy bakal mampu menjembatani program-program pemerintah pusat.

"Dukungan Partai Gerindra juga melegitimasikan restu Prabowo kepada Agustiar dan Edy," ujar Jhon kepada wartawan, Senin (26/8).


Lanjutnya, Agustiar-Edy diharapkan mampu mengakses berbagai program pemerintah pusat. Hal tersebut penting untuk membawa kemajuan bagi Bumi Tambun Bungai.

"Kebijakan pusat dan daerah akan terconnecting dengan baik (kepada Agustiar-Edy) dan diharapkan dapat mengakses program program pusat," tuturnya.

Selain itu, Jhon juga melihat pengalaman Agustiar sebagai anggota DPR RI yang memberikan dampak positif.

Masih kata Jhon, Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) tersebut sangat mengerti dan paham program-program unggulan pemerintahan pusat yang baru nanti.

"Kiprah sebagai anggota DPR RI dia salah satu yang relatif cukup aktif," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya