Berita

Aulia Rachman saat menerima form B1KWK dari Presiden PKS Achmad Syaikhu/Ist

Politik

Didukung Tiga Partai, Aulia Rachman-Hidayatullah Siap Bertarung di Pilkada Medan 2024

SENIN, 26 AGUSTUS 2024 | 21:01 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Aulia Rachman menyatakan kesiapannya untuk bertarung di Pilkada Medan 2024. Hal ini setelah sosok yang kini menjabat Wakil Wali Kota Medan ini mendapat dukungan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Partai Demokrat. Tiga partai ini memiliki 16 kursi di DPRD Medan 2024-2029 dimana PKS 8 kursi, PSI 4 kursi dan Demokrat 4 kursi.

"Kita harapkan mesin partai itu bekerja maksimal untuk meraih sebuah kemenangan dan dari seluruh partai agar bisa menyampaikan ke masyarakat tentang visi dan misi ke depan," kata Aulia Rachman, Senin (26/8).

Aulia Rachman akan berpasangan dengan politisi PKS Hidayatullah. Mantan anggota DPR RI itu diyakini mampu mendongkrak dukungan rakyat kepada mereka. Bersama Hidayatullah, Aulia Rachman yakin akan mampu membawa Kota Medan semakin baik


Aulia Rachman saat ini telah resmi bergabung ke PSI setelah mengundurkan diri dari partai Gerindra. Setelah menjadi kader PSI yang dinahkodai anak Presiden Joko Widodo itu dirinya mendapat restu dari Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep untuk maju pada Pilkada Kota Medan mendatang.

Kemudian pada Jumat (23/8/2024) lalu, Aulia Rachman juga mendapat restu dan menerima B1KWK dari Partai Demokrat. Di mana, B1KWK itu langsung diserahkan Ketua Umum partai berlambang segita mercy itu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kepada dirinya di Kantor DPP Demokrat untuk maju pada Pilkada Medan 2024 nantinya.

Dan pada hari ini, Senin (26/8/2024) Presiden PKS Ahmad Syaikhu memberikan B1KWK kepada Aulia Rachman dan pasangannya Hidayatullah untuk berlayar di Pilkada Medan.  Dengan adanya rekomendasi dari Partai Demokrat dan dukungan dari PSI serta PKS, Aulia Rachman semakin memperkuat posisinya dalam bursa calon Wali Kota Medan pada Pilkada 2024.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya