Berita

Pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un mengawasi uji coba suicide bom terbaru/KCNA

Global

Korut Uji Coba Suicide Drone Canggih, Bakal Dilengkapi AI

SENIN, 26 AGUSTUS 2024 | 14:02 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Korea Utara kembali melaporkan perkembangan persenjataan buatan dalam negeri yang kini semakin canggih dengan melibatkan kecerdasan buatan atau Artificial intelligence (AI) di dalamnya.

Mengutip kantor berita resmi KCNA pada Senin (26/8), pemimpin tertinggi Kim Jong Un ikut mengawasi uji coba pesawat nirawak bunuh diri atau "suicide drone" yang dapat menyerang target musuh di darat, laut, dan udara.

Dalam pidatonya, Kim mendorong agar Korea  mengembangkan dan memproduksi lebih banyak suicide drone untuk digunakan dalam operasi infanteri taktis dan unit operasi khusus, serta pengintaian strategis.


Kim juga mengemukakan perlunya secara proaktif memperkenalkan teknologi kecerdasan buatan ke dalam pengembangan drone.

Foto-foto yang diterbitkan KCNA memperlihatkan dua suicide drone berwarna putih yang menyerang dan menghancurkan target tiruan yang tampak seperti tank K-2.

Awal bulan ini, Kim meresmikan 250 peluncur rudal balistik taktis baru yang mampu membawa nuklir, yang berfungsi sebagai perangkat keras militer.

Dikatakan bahwa Korea Utara telah menembakkan lebih dari 100 rudal balistik sejak tahun lalu, termasuk ICBM Hwasong-18.

Jenis ICBM berbahan bakar padat tersebut merupakan salah satu senjata berteknologi tinggi yang telah dijanjikan untuk dikembangkan oleh Korea Utara, yang juga mencakup satelit mata-mata militer dan kapal selam bertenaga nuklir.

Pada pertemuan partai utama yang diadakan pada bulan Desember 2023, Kim menyerukan peningkatan eksponensial dalam persenjataan nuklirnya dan menetapkan Korea Selatan sebagai musuh utama, selain Amerika Serikat.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:57

IHSG, Selat Malaka dan Ujian Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:41

MKD Diminta Bersikap Tegas Sikapi Laporan Dugaan KDRT Anggota Dewan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:20

Singapura, Dino Patti Djalal dan Opini Sesat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:45

Bareskrim Tahan WN Taiwan Manajer Kapal Pengangkut 1 Ton Ketamin

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:26

Haji Isam dan Kutukan Demokrasi Mahal

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:50

Kinerja Sektor Hukum Era Prabowo-Gibran Makin Bertaring

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:24

Temui Mendikdasmen, DPR Minta Gerakan Lawan Bullying Diperkuat Lintas Sektor

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:09

Balas Singapura! Bahlil Bakal Bangun PLTN di Batam

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:18

Pelabuhan Sabang Didorong jadi Hub Internasional yang Ramah Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:17

Selengkapnya