Berita

Ilustrasi/Net

Otomotif

Penjualan EV Merosot, VW Evaluasi Pembangunan Pabrik Baterai

SENIN, 26 AGUSTUS 2024 | 09:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Merosotnya angka penjualan kendaraan listrik akhir-akhir ini membuat Volkswagen mengevaluasi rencana pembangunan pabrik sel baterai EV nya. 

Dikutip dari Arena EV, Senin (26/8), perusahaan asal Jerman tersebut tengah mengurangi pengembangannya di Eropa dan Amerika Utara, dan akan mengevaluasinya kembali di masa mendatang berdasarkan perkembangan pasar kendaraan listrik.

Sebelumnya pada 2021, VW mengumumkan bahwa mereka akan memiliki enam pabrik sel baterai pada tahun 2030 dengan kapasitas produksi tahunan gabungan sebesar 240 GWh. Dua lokasi di Eropa sedang dibangun, di Salzgitter, Jerman, dan di Valencia, Spanyol.


Produksi akan dimulai di lokasi pertama pada tahun 2025 dan lokasi kedua pada tahun 2026. Selain itu, pekerjaan awal sedang berlangsung di lokasi ketiga di Ontario, Kanada. 

Dari enam fasilitas yang direncanakan, kini hanya tiga fasilitas ini yang akan dibangun. Ketiga fasilitas ini akan memiliki kapasitas gabungan sebesar 170 GWh.

VW saat ini masih bungkam tentang jenis baterai yang akan diproduksinya antara litium besi fosfat (LFP) yang lebih murah sehingga membuat harga kendaraan listrik lebih terjangkau atau nikel mangan kobalt (NMC) yang lebih mahal.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya