Berita

Komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan/Ist

Politik

Pernyataan Prabowo Soal Haus Kekuasaan Rugikan Bangsa sebagai Refleksi Keadaan Politik saat Ini

MINGGU, 25 AGUSTUS 2024 | 17:41 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pernyataan Presiden terpilih periode 2024-2029, Prabowo Subianto soal haus kekuasaan bisa merugikan bangsa dianggap sebagai refleksi dari keadaan politik yang terjadi belakangan ini.

Begitu yang disampaikan komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan alias Kang Tamil merespon pernyataan Prabowo di acara penutupan Kongres ke-6 PAN di Kempinski Grand Ballroom, Jakarta pada Sabtu malam (24/8).

"Saya melihat apa yang disampaikan Pak Prabowo itu merupakan refleksi dari keadaan politik belakangan ini yang terjadi. Artinya, semua skema-skema politik itu tentu tidak bisa kita bayangkan bahwa itu adalah skema yang natural," kata Kang Tamil kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (25/8).


Menurut Kang Tamil, semua skema-skema politik itu tidak terlepas dari desain dan grand desain para aktor-aktor politik itu tersendiri. Untuk itu saat ini, terlihat adanya kegaduhan, cekcok, dan situasi-situasi yang tidak kondusif.

"Nah tentu kan ini tidak mungkin dalam konteks natural, demo yang kemudian terjadi beberapa hari belakangan ini, konteks awalnya kan tentang RUU Pilkada, seharusnya secara logika, ketika RUU Pilkada itu dinyatakan batal oleh DPR, artinya keinginan rakyat sudah terpenuhi, sudah tercapai. Nah kan menjadi kebingungan, setelah keinginan rakyat tercapai, terpenuhi, kenapa demonya nggak berhenti-berhenti," jelas Kang Tamil.

Akademisi Universitas Dian Nusantara ini curiga adanya grand desain dari situasi politik yang terjadi saat ini.

"Nah saya memaknai, apa yang disampaikan Pak Prabowo, tidak terlepas dari hal itu, bahwa ada pihak-pihak yang kira-kira menghalalkan segala cara, untuk mencapai keinginan-keinginan pribadi dan kelompoknya," tutur Kang Tamil.

Keinginan pribadi dan kelompoknya itu dalam jangka pendek itu kata Kang Tamil, secara politik adalah terkait dengan Pilkada 2024.

"Nah maka tentu saya melihat, apa yang dikatakan Pak Prabowo itu tidak diarahkan ke mana-mana, tapi diarahkan secara umum dan secara luas bagi seluruh instrumen-instrumen politik agar bisa mengedepankan politik-politik kenegaraan," pungkas Kang Tamil.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

KPK Panggil Pejabat Perum Bulog di Kasus Korupsi Penyaluran Bansos Beras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:27

DPR Terima Masukan Buruh untuk RUU Ketenagakerjaan, FSP BUMN Bersatu Ikut Hadir

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:22

GOTO Bantah Didepak MSCI karena Kinerja, Sebut Keputusan Bersifat Teknis

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:17

Bos Narkoba Kampung Bahari Ditangkap Saat Penggerebekan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:11

KPK Periksa Ketua DPD PAN Jakut Bebizie Sri Mulyati di Kasus Rita Widyasari

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:05

Penangguhan Bansos Pelaku Judol Harus Beri Efek Jera

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:33

Calon Hakim Agung Hari Sih Advianto Tawarkan Desain Baru Hukum Pajak

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:28

Pemberdayaan Perempuan Lewat MBG Perkuat Kesejahteraan Keluarga

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:24

Ini Alasan MSCI Depak GOTO dari Indeks

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:20

Bantah Kejar Pajak Kontrakan, Purbaya: Nggak Ada Perintah Itu

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:17

Selengkapnya