Berita

Salah satu rekaman menunjukkan anjing-anjing liar yang menggigit tubuh seorang wanita yang dibunuh oleh militernya/X

Dunia

Video Kejahatan Perang Israel di Gaza Bocor

MINGGU, 25 AGUSTUS 2024 | 17:29 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Rekaman video kejahatan perang Israel bocor ke muka publik usai diunggah oleh seorang jurnalis Palestina, Younis Tirawi di akun X miliknya.

Dalam cuitannya yang dilihat redaksi pada Minggu (25/8), Tirawi mengungkap bahwa video itu ia dapatkan dari unggahan story seorang tentara Israel-India Elisha Gangte dari Steel Cat Company.

Rekaman yang jumlahnya mencapai 20 klip itu secara garis besar memperlihatkan tindakan kekerasan dan penghancuran yang dilakukan pasukan Israel terhadap warga sipil Palestina dan properti mereka.


Ini juga menjadi bukti bahwa tentara Israel memang melakukan tindakan kejahatan perang di Jalur Gaza.

Tak berapa lama unggahan video itu viral, tampak dalam rekaman tentara Israel yang menangkap orang-orang di Gaza dan menghancurkan sebuah masjid.

Klip lainnya mengungkap pemandangan mengerikan dari mayat-mayat Palestina yang ditinggalkan di jalan-jalan untuk dimakan oleh anjing-anjing liar.

Satu video yang sangat mengejutkan menunjukkan kendaraan militer Israel menghancurkan kuburan Palestina dengan buldozer yang merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap kesucian orang yang meninggal.

Dalam tayangan lainnya, tentara Israel terdengar tertawa dan merayakan saat mereka meledakkan rumah-rumah milik penduduk Gaza.

Menurut angka terbaru dari Kantor Media Pemerintah di Gaza, serangan Israel terhadap Gaza telah menghancurkan 610 masjid, merusak sebagian 214 masjid lainnya, dan meratakan lebih dari 150.000 unit rumah.

Sebanyak 80.000 rumah lainnya tidak dapat dihuni lagi dan 200.000 lainnya mengalami kerusakan sebagian.

Israel terus melancarkan serangan brutalnya di Jalur Gaza setelah serangan oleh kelompok Palestina, Hamas, pada 7 Oktober lalu, meskipun ada resolusi Dewan Keamanan PBB yang menyerukan gencatan senjata segera.

Serangan gencar tersebut telah mengakibatkan lebih dari 40.200 kematian warga Palestina, sebagian besar wanita dan anak-anak, dan lebih dari 93.000 orang cedera.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

TNI Siap Turunkan Penerjun Khusus Padamkan Api Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:50

KDKMP Upaya Merebut Kedaulatan Rakyat Atas Pasar

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:34

Pemerintah Kembali Kirim Bantuan ke NTT dan Kalimantan, dari Logistik hingga 500 Mesin Pompa Air

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:30

Sri Purwanti Bangun Bisnis Kuliner Halal Citarasa Nusantara di Taiwan

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:26

Rupiah Melemah, Sanksi Baru AS ke Iran jadi Biang Kerok

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:13

Prabowo Dorong Uji Coba Ubi Bombing untuk Atasi Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:43

El Nino Sangat Kuat, Jangan Bakar Lahan untuk Land Clearing

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:42

Rumor 62,2 Persen Saham BYAN Warning bagi Pasar Modal

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Pencemaran Berulang, DPR Desak Sumber Limbah Pencemar Kali Bekasi Diusut

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Bioskop Jaksinema Hadir di Pasar Rumput, Tiket Cuma Rp15 Ribu

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:28

Selengkapnya