Berita

Salah satu anggota SADR meletakkan papan nama dari tasnya bertuliskan "Sahrawi Republic" dan meletakkannya di atas meja di acara Pertemuan tingkat menteri di Jepang yang digelar jelang Konferensi Internasional Tokyo ke-9 tentang Pembangunan Afrika (TICAD 9)/Marocco World News

Dunia

Dibantu Aljazair, Front Polisario Menyusup ke Pertemuan TICAD Jepang

MINGGU, 25 AGUSTUS 2024 | 13:06 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pertemuan tingkat menteri di Jepang yang digelar jelang Konferensi Internasional Tokyo ke-9 tentang Pembangunan Afrika (TICAD 9), sempat gaduh akibat kehadiran oknum separatis Front Polisario.

Menurut keterangan yang diterima redaksi pada Minggu (25/8), beberapa anggota Polisario atau juga disebut SADR menyusup ke pertemuan tersebut meskipun tidak diundang.

Pemerintah Jepang, yang menjadi tuan rumah TICAD IX bekerja sama dengan Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP) dan Bank Dunia, tidak mengakui SADR.


"Jepang tidak mengundang apa yang disebut “SADR” atau Polisario, dan daftar resmi negara peserta tidak menyebutkan entitas fiktif tersebut," tegas Kementerian Luar Negeri Jepang.

Selain itu, Jepang juga tidak mengeluarkan visa untuk anggota SADR dan menolak untuk menerima aplikasi visa atau dokumen perjalanan yang diduga mereka miliki.

Dikatkan bahwa elemen Polisario berhasil memasuki wilayah Jepang dengan menggunakan identitas palsu dan paspor Aljazair, dengan menyamar sebagai anggota delegasi Aljazair.

"Kedutaan Besar Aljazair telah menyampaikan nota lisan kepada otoritas Jepang yang meminta visa bagi para separatis ini sebagai warga Aljazair, sama seperti delegasi Aljazair lainnya," ungkap sumber Maroko.

Anggota SADR menyusup ke ruang pertemuan dengan menggunakan lencana Aljazair dan berpura-pura menjadi anggota delegasi Aljazair.

Rekaman video di ruang rapat menunjukkan bahwa salah satu anggota SADR secara diam-diam mengeluarkan papan nama dari tasnya bertuliskan "Sahrawi Republic" dan meletakkannya di atas meja.

Hal ini memicu protes dari delegasi Maroko, yang menolak tindakan ini dan menuntut pencabutan tanda tersebut.

Jepang kemudian menganggap penyusupan tersebut sebagai  pelanggaran protokol, terutama mengingat sikap Jepang yang jelas tentang masalah tersebut.

Penyusupan menunjukkan bahwa Aljazair menyeponsori gerakan SADR dan aktivitas terorismenya di Sahara Maroko.

Sementara itu, konferensi TICAD ke-9 dijadwalkan berlangsung di Tokyo pada 24-25 Agustus 2024.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya